Gubernur Hadiri Haulan Muassis Rakha Amuntai

Amuntai, KP - Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Rudy Ariffin, menghadiri Haulan Muassis Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai, bersama dengan Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Drs H Abdul Wahid HK MSi.
Haulan Muassis Rakha Amuntai yang digelar, Rabu (4/9), di Komplek Pondok Pesantren Rakha Amuntai ini, juga dihadiri ribuan santri, para pengurus Rakha, Ketua Umum Dewan Pengurus Ponpes Rakha Amuntai KH Husin Nafarin, Wakil Ketua Dewan Pembina H Ahmad Makkie, keluarga dan keturunan pendiri Ponpes. Hadir pula dalam kesempatan itu, H Abdul Salam Bani Suryana, yang sekaligus mewakili Ketua Dewan Penyantun Ponpes Rakha H Abdussamad Sulaiman HB.

Ketua Umum Dewan Pengurus Rakha KH Husin Nafarin mengungkapkan, bahwa alumni Rakha yang saat ini tersebar, banyak menjadi tokoh-tokoh penting yang bisa diminta dukungan dalam pengembangan Ponpes ini.
"Para alumni Rakha tersebar di mana-mana, sebagian sudah menjadi tokoh penting, sehingga kepada mereka perlu kita galang dukungan bagi pengembangan Ponpes ini," ujarnya.

Dalam memulai gefakan penghimpunan dana tersebut, ditambahkan Ketua Umum Pengurus Rakha ini, dirinya telah menyumbangkan berpuluh-puluh buku hasil karangannya, dan sejumlah alat bantu belajar.

Wakil Ketua Dewan Pembina Rakha H Ahmad Makkie mengharapkan, pihak pembina dan pengurus Rakha, untuk menjaga kebersamaan dalam mewujudkan cita-cita pengembangan Rakha Amuntai. Menurutnya, dengan kekompakan dan kebersamaan maka diharapkan Ponpes Rakha untuk terns berkembang.

Sementara, Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin yang hadir pada Haulan Muassis sekaligus halal bihalal ini, Serta meresmikan dimulainya pembangunan enam buah lokal belajar baru bagi Sekolah Tinggi Ilmu Agama (STAI) Rakha Amuntai, dengan meletakan batu pertama pembangunannya.

Gubernur mengatakan, sebagai seorang pendiri Ponpes Rakha yang kini telah berkembang menjadi salah satu.Ponpes terbesar di Kalimantan, maka jasa Almarhum KH Abdurrasyid pendiri Rakha, perlu untuk selalu dikenang dan diperingati sebagai motivasi bagi segenap akademisi Rakha, untuk melanjutkan cita-cita beliau, dalam mengembangkan Ponpes ini. Menurutnya, alm KH Ideham Khalid, sudah mencita-citakan Ponpes itu berkembang menjadi Ponpes yang modern.

Gubernur berharap, Ponpes tidak hanya mengajarkan ilmu pendidikan agama saja, melainkan ilmu pengetahuan umum lainnya.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan Pemprov Kalsel bagi pendidikan ilmu agama, khususnya para penghapal bacaan Al-Qur'an, setiap bulannya diberikan insentif bagi para Tahfiz dan Tahfizah di seluruh kabupaten/kota yang total mendapat bantuan insentif sebanyak 200 orang sebesar Rp1,5 juta tiap bulan.
"Sebenarnya, kita memiliki banyak Tahfiz dan Tahfizah, terbukti dari data yang masuk sebanyak 1500 orang yang menyampaikan data terkait bantuan insentif ini ," ungkap gubernur.

Kegiatan tersebut, juga diisi dengan tausiyah oleh Habb Baharun.(FW)

(Sumber : Kalimantan Post edisi Jumat, 6 September 2013)