Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Turun Langsung Tinjau Penerima Bedah Rumah

Kotabaru - Terletak di bawah tebing, menujunya pun melalui jalan setapak. Beralaskan dan berdindingkan papan seadanya serta dinaungi atap seng bekas bercampur daun rumbia, didalamnya hanya terdapat satu ruangan yang berukuran 3x3 meter dimana di tempat itulah Hasan bersama isteri dan ketiga orang anaknya melakukan segala kegiatan rumah tangga berlangsung mulai dari tempat menerima tamu, tempat makan hingga tempat untuk tidur. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan dan petani ini sudah sekitar 15 tahun menempati rumahnya tersebut.

Rasa kaget dan tidak percaya tarpancar dari wajah Hasan ketika Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah yang merupakan isteri dari Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor datang berkunjung kerumahnya untuk melihat langsung kondisi rumah dan keluarganya, Selasa (1/11), di desa Baharu Kecamatan Pulau Laut Utara. Dimana rumahnya tersebut nantinya akan dibedah dan diperbaiki oleh  Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel agar lebih layak untuk ditinggali Hasan dan Keluarganya. Kedatangan wanita yang akrab dipanggil Acil Odah ini di dampingi juga oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar dan langsung menyempatkan diri untuk masuk kedalam rumah tersebut, untuk melakukan dialog dengan Hasan dan isterinya.

Ketika ditemui, Hj Raudatul Jannah Sahbirin menjelaskan kegiatan bedah rumah merupakan pelaksanaan program TP PKK Provinsi Kalsel yaitu tentang laksana rumah tangga. Selain itu kunjungannya ini juga untuk melihat langsung realita kondisi masyarakat khususnya yang ada di Kotabaru ini. Adapun untuk keluarga Hasan dijelaskannya, pihaknya akan membantu memperbaiki tempat tinggalnya yaitu bukan hanya rumahnya saja tetapi juga perkarangannya sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomiannya, "paling tidak mengurangi pengeluaran dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga, karena sasaran pembangunan arahnya kita sekarang pendekatan langsung kepada keluarga karena keluarga adalah unit terkecil masyarakat," katanya.

Dijelaskannya, untuk program bedah rumah ini juga didukung oleh pihak ketiga dengan kriteria penerima bantuan selain tidak mampu dan pada usia produktif juga ada balita maupun ibu hamil terlebih juga merupakan kader PKK, "Kita ingin perbaikan kualitas itu bukan hanya untuk sekarang saja tapi untuk menyiapkan generasi akan datang dengan SDM yang lebih berkualitas," katanya. Ditambahkannya lagi untuk permulaan program ini di akan dilakukan diseluruh Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan dengan masing-masing 1 buah rumah di tiap Kabupaten/Kota nya. (dnr/kh)

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Rabu, 02 Nopember 2016)