DINAS PEMUDA, OLAHRAGA, KEBUDAYAN DAN PARIWISATA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Situs: http://disporbudpar.kalselprov.go.id
A. LATAR BELAKANG
Pada umumnya masyarakat dunia mengatakan bahwa abad ke-21 adalah gelombang peradaban dunia ke empat; yaitu gelombang ekonomi kreatif yang berbasis pada kebudayaan dan seni sebagai sebuah industri yang menjanjikan. Oleh karena itu bidang pariwisata seni dan budaya ditempatkan sebagai sektor perekonomian andalan oleh banyak Negara di dunia.
Indonesia yang kaya dengan potensi pariwisata seni dan budaya berpeluang untuk menjaring wisatawan dunia yang kini diperkirakan mencapai 1 (satu) milyar orang, 7 juta diantaranya diharapkan dapat berkunjung ke Indonesia tahun 2008 ini, dan ini disambut optimis oleh 33 provinsi di Indonesia sebagai basis kekuatan Pariwisata Nusantara. Oleh karena itu Pemeritah berani mencanangkan tahun 2008 adalah tahun kunjungan wisata Indonesia.
Provinsi Kalimanta Selatan yang memiliki keunikan wisata sungai, Masyarakat Dayak Meratus dengan panorama Hutan Tropis dan Wisata Religius, Seni dan Budaya merasa optimis untuk menjadi Tuan Rumah Kunjungan Wisata tahun 2008 dan tahun kunjungan wisata Kalsel tahun 2009.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Maksud
Pelaksanaan tahun kunjungan wisata Kalimantan Selatan tahun 2009 adalah salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menjaring/mendatangkan sebanyak mungkin Wisatawan Nusantara dan mancanegara ke Bumi Antasari sehingga akan mampu menggerakkan perekonomian, sosial budaya masyarakat Banjar dalam menyongsong Pembangunan Daerah di abad ke 21.
2. Tujuan
- Meningkatkan semangat dan motivasi masyarakat pengusaha/investor dan aparatur pemerintah daerah untuk mengembangkan seluruh potensi daerah agar dapat mendukung citra daerah/pariwisata sebagai daerah yang bergengsi untuk dikunjungi oleh tamu/wisatawan.
- Menjadikan Kalsel sebagai salah satu destinasi yang mendapat dukungan dana dari pusat bagi pengembangan kebudayaan dan pariwisata di Kalimantan Selatan.
3. Kebudayaan dan Kepariwisataan Kalimantan Selatan mendapat posisi terbaik se-Kalimantan.
C. LINGKUP KEGIATAN
- Mensukseskan tahu kunjungan wisata tahun 2008 sebagai langkah persiapan untuk memasuki kunjungan Kalsel tahun 2009.
- Rencana kegiatan tahun 2009 sebagai tahun kunjungan Wisata Kalsel.
LANGKAH PERSIAPAN
Tahun 2008 telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai tahun kunjuangan wisata (Visit Indonesia Tahun 2008) dan bagi Provinsi Kalimantan Selatan direncanakan tahun 2009 yang akan datang adalah tahun kunjungan wisata Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, pada tahun 2008 bagi Kalimantan Selatan adalah sebagai tahun persiapan untuk menghadapi kegiatan ditahun 2009 sebagai tahun kunjungan Kalimantan Selatan.
Beberapa program tahun 2008 yang akan dilaksanakan sekaligus untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah kunjungan wisata tahun 20009, sesungguhnya merupakan misi yang ingin dicapai dalam Rencana Sratejik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan yang mengacu pada RPJM Kalimantan Selatan dan Kebijakan Nasional Bidang Pariwisata.
Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2008 sebagai persiapan menghadapi tahun kunjungan wisata Kalimantan Selatan tahun 2009 adalah sebagai berikut:
1. Pembinaan Sumber Daya Manusia para pelaku pariwisata seni dan budaya serta partisipasi masyarakat yaitu:
- Bidang Pariwisata
- Bintek tenaga pelaksan biro perjalanan wisata
- Bintek tenaga pelaksana usaha perhotelan / akomodasi
- Bintek tenaga pelaksana usaha restoran dan rumah makan
- Bintek pramuwisata
- Bintek tour operator pariwisata
- Penyuluhan sadar wisata bagi kelompok sadar wisata
- Pembinaan kelompok wisata remaja
- Pemberian penghargaan kepada daerah kab/ kota yang terbaik dalam implementasi sapta pesona
- Pengiriman diklat, kursus bintek seniman, lokakarya kepada aparatur pariwisata.
- Bidang Kebudayaan
- Pelatihan koreografer kabupaten/kota
- Pengiriman tenaga koreografer Kalimantan Selatan untuk mengikuti pelatihan di Pusat.
- Mengadakan rapat, seminar, lokakarya seni dan budaya
- Mengikuti bintek, lokakarya di luar daerah / pusat bagi aparatur kebudayaan.
2. Pembinaan Obyek dan Daya Tarik Wisata
Obyek dan daya tarik wisata di Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan potensi yang ada tercatat sebanyak 272 buah obyek wisata, namun yang sudah dikenal dan banyak dikunjungi adalah:
- Kawasan wisata pasar terapung muara sungai barito Kota Banjarmasin.
- Kawasan wisata sungai Martapura meliputi Makam Raja Sultan Suriansyah, Masjid Sultan Suriansyah, Sungai Kuin Kota Banjarmasin
- Kawasan Pasar Terapung Lok Baintan Sungai Martapura, Kabupaten Banjar
- Kawasan wisata Pendulangan Intan Cempaka dan Pasar Permata di Martapura Kabupaten Banjar.
- Kawasan wisata Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan
- Makam Syech Muhammad Arsyad Al Banjari Kabupaten Banjar dan makam Datu Sanggul di Kabupaten Tapin sebagai obyek wisata religius
- Kawasan wisata Kerbau Rawa di Kabupaten Hulu Sungai Utara
Sedang obyek dan daya tarik wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan local/dalam daerah dan Nusantara adalah:
- Obyek dan daya tarik wisata Pantai Takisung, Pantai Batakan dan Kotabaru
- Obyek dan daya Tarik Wisata Batu Benawa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Dalam rangka kunjungan wisata, sasaran yang menjadi citra Provinsi Kalimantan Selatan adalah Kota Banjarmasin sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki fasilitas pendukung seperti: Bandara, Pelabuhan Samudera, Hotel Berbintang, Angkutan/transportasi Bus Pariwisata dll.
Oleh karena itu Kota Banjarmasin memegang posisi kunci dalam mewakili citra Kalimantan Selatan atau sebagai daerah tujuan wisata.
Dalam rangka upaya peningkatan kemampuan daya saing obyek dan daya tarik wisata telah direncanakan untuk pembenahan sebagai berikut:
a) Pasar terapung; diantaranya:
- Bantuan bagi pedagang pasar terapung di kuin muara berupa pengadaan jukung pedagang untuk menggantikan jukung pedagang yang sebagian besar sudah tua.
- Pembenahan dermaga yang sudah tersedia
- Penertiban lalu lintas klotok penyeberangan
- Penertiban pasar di darat yang dekat dengan pasar terapung
- Pembinaan kelompok pedagang pasar terapung melalui wadah aspirasi pedagang pasar terapung
b) Untuk kelengkapan obyek dan daya tarik Pendualangan Intan Cempaka Kota Banjarbaru akan dilanjutkan pembangunan Museum Permata, melalui museum permata diharapkan nantinya dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah provinsi, berupa karcis masuk dan penjualan pasir bagi wisatawan yang menikmati penglaman mendulang intan.
c) Melanjutkan upaya peningkatan fasilitas obyek wisata Loksado yaitu pembangunan dermaga Rafting Bambu dan Balai Dayak
d) Penyediaan fasilitas obyek wisata Kerbau Rawa di Nagara Hulu Sungai Selatan
e) Melanjutkan peningkatan obyek wisata Lembah Kahung Kabupaten Banjar sebagai daerah alternatif tujuan wisata alam/trakking selain Loksado
f) Peningkatan obyek dan daya tarik wisata religius Makam Syech Muhammad Arsyad Al Banjari di Kabupaten Banjar
g) Obyek dan daya tarik wisata di Kabupaten/Kota lainnya yang telah dikembangkan oleh daerah masing-masing.
3. Event (Peristiwa) Pariwisata Tahun 2008
a) Festival Pasar Terapung
Pelaksanaan dijadwalkan pada bulan Juni 2008 dengan mengambil tempat di Sungai Martapura depan Masjid Sabilal Muhtadin sampai kedepan Kantor Gubernur.
Kegiatan Event yaitu:
- Pameran produk unggulan daerah, pariwisata, seni dan budaya daerah
- Pawai Perahu Naga, klotok berhias dan perlombaan di sungai martapura
- Pergelaran kesenian daerah
- Perlombaan/Festival kue khas daerah
- Lain-lain yang dianggap perlu
b) Baayun Maulid di Kabupaten Tapin
Event ini merupakan event yang masuk dalam kalender event Nasional.
Pelaksanaan pada tanggal 20 Maret 2008 di Masjid banua Halat Rantau, Kabupaten Tapin, para peserta baayun maulid tercatat lebih dari 1000 orang
c) Mappanretasi di Kabupaten Tanah Bumbu, Pada bulan April 2008 bertepatan dengan hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu
d) Pameran Abdi Persada Membangun Kalimantan Selatan (Expo 2008) di Banjarmasin
e) Aruh Ganal Dayak Meratus dan Bamboo Rafting di Kabupaten Hulu Sungai Selatan
f) Mendukung Kongres Antropologi Dunia yang akan diselenggarakan oleh Universitas Lambung Mangkurat
g) Lomba Phinisi Nusantara (Kalsel-Sulsel)
h) Festival Sabilal Muhtadin
i) Ramadhan Cake Fair 2008
4. Langkah-langkah Promosi
Upaya promosi tahun 2008 sekaligus sebagai langkah menyebarluaskan informasi kegiatan pariwisata tahun 2009 sebagai tahun wisata Kalsel melaksanakan berbagai kegiatan sebagai berikut:
a) Pengadaan bahan-bahan promosi
- Pencetakan Brosur Guide
- Pencetakan Kalender Pariwisata Kalsel
- Pengadaan Bag Paper
- Pencetakan Poster
- Pembuatan dan pengadaan VCD pariwisata
- Pembuatan Baliho Pariwisata
- Pencetakan Buku Analisa Pasar
b) Peningkatan System Informasi Pariwisata (SIM)
- Perluasan jaringa internet/Website ke Mancanegara
- Kerjasama informasi Pariwisata Dengan Propinsi Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Jakarta
c) Kerjasama Mass Media
- Pengambilan Film/Video Pariwisata Oleh Trans TV, TV 7, TPI, RCTI, SCTV, dan TV Global
- Pertemuan berita pariwisata diantaranya majalah Kraft Jakarta dalam bentuk artikel dan lain-lain.
- Kegiatan yang didukung promosi oleh Banjarmasin Post, Radar Banjar, Mata Banua, dan lain-lain
d ) Mengikuti Pameran/Event ditingkat Nasional
5. Koordinasi
Sebagaimana dimaklumi oleh banyak pihak bahwa kegiatan kepariwisataan melibatkan peranan banyak pihak setidaknya adalah sebagai berikut:
- Perhubungan: menyangkut transportasi udara, darat, laut dari dan ke obyek wisata.
- Hotel dan Restoran: menyediakan penginapan dan konsumsi bagi wisatawan
- Paket seni dan budaya (entertainment) bagi tersedianya atraksi seni budaya bagi wisatawan
- Kerajinan/cinderamata: diantaranya kerjasama dengan Dekranasda
- Kehutanan: Wisata Alam
- Kepolisian: keamanan dan keselamatan wisatawan
- Obyek dan daya tarik: terkait dengan pemerintah setempat
- Masyarakat: sebagai tuan rumah yang ramah tamah (sapta pesona)
- Hotel akan menampilkan masakan Khas Banjar pada setiap kesempatan yang tepat bagi para wisatawan yang berkunjung di Kalimantan Selatan.
- Iringan musik khas Banjar di hotel-hotel dan tempat umun
- Potongan harga (Discount) tarif hotel sampai 30% per kamar.
Keaneka ragaman seni dan budaya, flora dan fauna serta panorama alamnya yang menarik seperti budaya kehidupan masyarakat sepanjang Sungai Barito dan Martapura, kehidupan Suku Dayak Meratus serta kehidupan Kerbau Rawa di habitatnya Danau Manoton di Bararawa, adalah sebagai bukti bahwa Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata.
Untuk menggaungkan Tahun Kunjungan Kalimantan Selatan 2009 keseluruh lapisan masyarakat di tanah air, maupun mancanegara adalah tanggung jawab bersama baik oleh pemerintah (pusat dan daerah) seluruh pemangku kepentingan (Stake holders), dunia usaha pariwisata, seniman, budayawan dan seluruh lapisan masyarakata luas.
Dalam pelaksanaan Tahun Kunjungan Kalimantan Selatan 2009, bertapatan dengan momentum:
- Pelaksanaan liberalisme sektor jasa pariwisata di Kawasan ASEAN yang diberlakukan pada tahun 2009 2010.
- Penerapan Single Visa di ASEAN, artinya: Cukup Satu Jenis Visa untuk mengunjungi seluruh Negara ASEAN.
- 100 (Seratus) Tahun Kebangkitan Nasional.
- Mendekatnya Pesta Demokrasi (Pemilu) Tahun 2010 di Indonesia.
Dengan harapan melalui moment tersebut di atas lebih memberikan peluang bagi wisatawan untuk mengunjungi Kalimantan Selatan akibat terbukanya kesempatan para wisatawan dunia berkunjung ke Indonesia.
Untuk mencapai keberhasilan program tersebut maka sangat diharapkan sekali dalam tahap persiapan 2008 beberapa program sudah dapat terlaksana dengan baik.
Program tersebut adalah:
- Penerapan Sadar Wisata gerakan Sapta Pesona yaitu: Aman, tertib, Bersih, Indah, Nyaman, Ramah Tamah dan Kenangan.
- Kuatnya komitmen (dukungan penuh ) dari aparatur pelaksana, Stake holders dan masyarakat untuk memajukan pariwisata Kalimantan Selatan.
- Obyek dan daya tarik wisata yang menarik dan unik.
Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan Tahun 2009 agar event pariwisata dapat berjalan secara berkesinambungan selama setahun, maka disusun konsep kegiatan sebagai berikut:
A. Gelar Event-Event Daerah
- 1 Muharram Tahun Baru Hijriah dilaksanakan di Martapura pada bulan Januari 2008
- Maayun Anak/Maulid dilaksanakan di Desa Banua Halat, Rantau pada bulan Maret 2008
- Mappanretasi dilaksanakan di Pagatan, Tanah Bumbu pada bulan April 2008
- Lomba Bakisah Bahasa Banjar dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan April 2008
- Phinisi Selatan-Selatan (Kerjasama Kalsel-Sulsel) dilaksanakan di Kotabaru pada bulan Juni 2008
- Festival Pasar Terapung, dilaksanakan di Banjaramasin pada bulan Juni 2008
- Festival Sinoman Haderah dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan Juli 2008
- Festival Karya Tari Daerah dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan Juli 2008
- Festival Musik Panting dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan Juli 2008
- Aruh Ganal Suku Dayak Meratus dilaksanakan di Loksado pada bulan Juli 2008
- Festival Kesenian Daerah dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan Agustuas 2008
- Lomba Dayung Perahu Naga dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan Agustus 2008
- Festival Sabilal Muhtadin dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan September 2008
- Lomba Jukung Hias/Tanglung dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan september 2008
- Gema Takbir Idul Fitri dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan September 2008
- Ramadhan Cake Fair (semua Kabupaten/Kota) dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan September 2008
- Pemilih Nanang Galuh dilaksanakan di Banjarmasin pada bulan September 2008
- Bamboo Rafting dilaksanakan di Loksado pada bulan Desember 2008
B. Dukungan Kegiatan
Tahun Kunjunga Kalimantan Selatan 2009 dalam pelaksanaannya mengharapkan mendapat dukungan dari:
- Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI terutama dukungan besar dalam promosi/memasarkan event ke dalam dan luar negeri serta bantuan bagi peningkatan kualitas produk dan daya tarik wisata seperti bantuan pembangunan kelengkapan obyek dan daya tarik wisata.
- Seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota se Kalimantan Selatan, karena tahun kunjungan Kalimantan Selatan 2009 berskala nasional dan provinsi, sehingga seluruh pemerintah daerah di propinsi Kalimantan Selatan dapat terlibat dalam berpartisipasi penyelenggara event.
- Pemerintah daerah tetangga seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.
- Stake Holders, ASITA, PHRI, HPI, Dekranasda, Adwindo dan Dinas/Instansi/sipil dan ABRI/Polri di tingkat Propinsi Kalimantan Selatan.
PENUTUP
- Tahun kunjungan Kalimantan Selatan 2009 merupakan event yang mampu mengangkat prestise propinsi Kalimantan Selatan sebagai daerah yang bergengsi untuk dikunjungi.
- Keberhasilan akan dicapai sanagnt tergantung kepada kekompakan dalam kerjasama yang baik dari semua pihak yang terlibat.
SELAMAT DATANG DI KALIMANTAN SELATAN















