Situs Resmi Pemerintah Provinsi Kalsel

12/03/2010
  • Hujan Ringan
    Banjarmasin
    23-33°C
  • Hujan Ringan
    Balangan
    23-33°C
  • Hujan Ringan
    Hulu Sungai Utara
    23-33°C
  • Hujan Ringan
    Hulu Sungai Tengah
    23-33°C
  • Hujan Ringan
    Hulu Sungai Selatan
    23-33°C
  • Hujan Sedang
    Tapin
    24-33°C
  • Hujan Sedang
    Batola
    24-33°C
  • Berawan
    Tanah Bumbu
    24-32°C
  • Berawan
    Kota Baru
    24-32°C
  • Hujan Sedang
    Tanah Laut
    24-32°C
  • Hujan Ringan
    Kab. Banjar
    24-32°C
  • Hujan Ringan
    Banjarbaru
    24-32°C
  • Hujan Ringan
    Tabalong
    23-33°C
Surel Cetak PDF

Ekspor dan Impor

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR KALIMANTAN SELATAN
BULAN APRIL 2009
  • Nilai ekspor Kalimantan Selatan April 2009 mencapai 295,67 juta US$ atau mengalami penaikan sebesar 23,47 persen dibanding ekspor Maret 2009 yang sebesar 239,55 juta US$.
  • Secara kumulatif nilai ekspor Kalimantan Selatan bulan Januari – April 2009 mencapai 950,52 juta US$.
  • Selama April 2009 ekspor ke Taiwan mencapai angka terbesar yaitu 45,54 juta US$, disusul India 42,42 juta US$.
  • Komoditi utama penyumbang ekspor April 2009 adalah kelompok barang bahan bakar mineral sebesar 272,22 juta US$, kelompok barang kayu dan barang dari kayu sebesar 13,20 juta US$, kelompok barang kapal laut sebesar 7,86 juta US$, kelompok barang karet dan barang dari karet sebesar 1,10 juta US$, kelompok bijih, kerak, dan abu logam sebesar 0,61 juta US$, dan komoditi lainnya sebesar 0,67 juta US$.
  • Nilai impor non migas Kalimantan Selatan April 2009 sebesar 14,93 juta US$ atau mengalami penurunan sebesar 69,53 persen dibanding impor Maret 2009 yang mencapai 48,99 juta US$. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh tidak adanya impor kelompok barang kapal laut yang pada bulan Maret 2009 menempati nilai yang sebesar yaitu mencapai 23,53 juta US$.
  • Secara kumulatif impor non migas Kalimantan Selatan Januari – April 2009 mencapai 326,88 juta US$.
  • Selama April 2009 impor non migas terbesar adalah mesin-mesin/ pesawat mekanik dengan nilai 4,95  juta US$.
  • Negara pemasok barang impor non migas terbesar ditempat oleh India dengan nilai 4,48 juta US$, diikuti Perancis 3,06 juta US$ dan Amerika Serikat sebesar 2,22 juta US$.

1. Perkembangan Ekspor Kalimantan Selatan

Nilai ekspor Kalimantan Selatan pada bulan April sebesar 295,67 juta US$ mengalami penaikan sebesar yaitu 23,47 persen dibandingkan dengan bulan Maret 2009 yang sebesar 239,55 juta US$. Secara kumulatif nilai ekspor Kalimantan Selatan bulan Januari – April 2009 mencapai 950,52 juta US$.

Negara utama tujuan ekspor Kalimantan Selatan bulan April 2009 ke utama Taiwan, India, Hongkong, Spanyol, Jepang, Cina, dan Negara tujuan lainnya (lihat tabel 1).

Tabel 1. Nilai ekspor Kalimantan Selatan bulan April 2009 menurut Negara tujuan.

MARET 2009 APRIL 2009
NEGARA TUJUAN NILAI (US$) NEGARA TUJUAN NILAI (US$)
239,549,184 295,673,254
Jepang 41,668,203 Taiwan 45,543,566
India 41,118,451 India 42,419,383
Taiwan 24,208,213 Hongkong 35,626,244
Hongkong 20,564,828 Spanyol 31,620,575
Singapura 20,184,991 Jepang 27,794,550
Spanyol 20,014,698 Cina 23,534,187
Cina 14,363,365 Chile 21,673,372
Philipina 14,357,680 Philipina 16,628,935
Thailand 10,977,233 Malaysia 12,098,860
Republik Korea 8,476,315 Thailand 8,745,061
United kingdom 5,069,912 Singapura 7,951,570
Amerika Serikat 4,910,206 Amerika Serikat 5,593,193
Pakistan 4,722,921 New Zealand 5,577,924
Saudi Arabia 2,269,432 United Kingdom 4,831,897
Vietnam 2,241,787 Pakistan 3,026,585
New Zealand 1,904,670 Arab Saudi 1,425,884
Malaysia 1,284,184 Rep.Korea 564,420
Kuwait 358,860 Maroko 261,842
Yordania 191,180 Australia 163,556
Portugal 109,539 Vietnam 116,323
Australia 105,834 Jerman 107,147
Uni Emirat Arab 101,317 Yordania 91,144
Jerman 101,207 Belgia 90,340
Polandia 65,675 Kanada 72,198
Afrika Selatan 38,036 Portugal 63,266
Kanada 31,314 Netherland 40,729
Oman 28,414 Afrika Selatan 10,503
Puerto Rico 26,719
Belgia 21,624
Belanda 14,072
Sri lanka 10,150
perancis 8,154

Komoditi utama penyumbang ekspor terbesar Kalimantan Selatan bulan April 2009 berdasarkan kode Harmonized System (HS) 2 dijit adalah kelompok barang bahan bakar mineral sebesar 272,22 juta US$, kelompok barang kayu dan barang dari kayu sebesar 13,20 juta US$, kelompok barang kapal laut sebesar 7,86 juta US$, kelompok barang karet dan barang dari karet sebesar 1,10 juta US$, kelompok bijih, kerak, dan abu logam sebesar 0,61 juta US$, dan komoditi lainnya sebesar 0,67 juta US$, dan komoditi lainnya sebesar 0,67 juta US$ seperti nampak pada tabel 2.

Tabel 2. Nilai Ekspor menurut 5 jenis Kelompok Barang/Komoditi Utam.

 

Maret 2009 APRIL 2009
Nilai Nilai
No. Komoditi (dalam US$) Komoditi (dalam US$)
1 Bahan bakar mineral 203,660,395 Bahan bakar mineral 272,216,716
2 Kayu, barang dari kayu 12,469,559 Kayu, barang dari kayu 13,203,541
3 Kapal laut 11,094,098 Kapal laut 7,864,031
4 Perhiasan/permata 8,970,000 Karet dan barang dari karet 1,103,610
5 Bijih, kerak, abu logam 1,873,910 Bijih, kerak, abu logam 609,929
6 Lain-lain 1,418,222 Lain-lain 675,427
TOTAL 239,549,184 TOTAL 295,673,254

Selain 5 kelompok komoditi utama tersebut pada bulan April 2009 ekspor Kalimantan Selatan juga meliputi kelompok barang jerami/bahan anyaman, kelompok barang ikan dan udang, kelompok barangg garam, belereng, kapur, kelompok barang biji-bijian berminyak, kelompok barang binatang hidup, dan kelompok barang benda dari batu, gips dan semen.

a. Bahan bakar mineral

Ekspor bahan bakar mineral Kalimantan Selatan bulan April 2009 sebesar 272,22 juta US$ mengalami penaikan sebesar 33,66 persen jika dibandingkan dengan nilai ekspor bulan Maret 2009 sebesar 203,66 juta US$. Negara utama tujuan ekspor bahan bakar mineral adalah Taiwan, India, Hongkong, Spanyol, Cina, Chile dan Negara lainnya (lihat Tabel 3).

Tabel 3. Ekspor Komoditi Bahan Bakar Mineral Menurut Negara Tujuan

MARET 2009 APRIL 2009
NEGARA TUJUAN NILAI (US$) NEGARA TUJUAN NILAI (US$)
203,660,395 272,216,716
India 41,049,099 Taiwan 44,316,886
Jepang 34,051,472 India 42,336,955
Taiwan 23,741,194 Hongkong 35,221,946
Hongkong 20,560,632 Spanyol 31,590,112
Spanyol 19,951,424 Cina 22,550,025
Philipina 14,357,680 Chile 21,673,372
Cina 11,866,070 Jepang 19,438,854
Thailand 10,969,453 Philipina 16,628,935
Republik Korea 7,956,781 Malaysia 12,098,860
United Kingdom 4,969,769 Thailand 8,745,061
Pakistan 4,722,921 New Zealand 5,577,924
Amerika Serikat 4,164,285 United Kingdom 4,515,536
Vietnam 2,117,400 Amerika Serikat 4,495,625
New Zealand 1,904,670 Pakistan 3,026,585
Malaysia 1,277,545

b. Kayu, perabot dari kayu

Pada bulan April 2009 ekspor Kalimantan Selatan komoditas kayu dan perabot dari kayu mengalami penaikan sebesar 5,89 persen yaitu dari sebesar 12,47 juta US$ pada bulan Maret menjadi sebesar 13,20 juta US$ pada bulan April. Untuk Negara utama tujuan ekspor komoditi ini antaranya Jepang, Saudi Arabia, Taiwan, USA, Republik Korea dan Negara lainnya (lihat Tabel 4).

Tabel 4. Ekspor Komoditi Kayu dan Barang dari kayu Menurut Negara Tujuan

 

MARET 2009 APRIL 2009
NEGARA TUJUAN NILAI(US$) NEGARA TUJUAN NILAI(US$)
12,469,559 13,203,541
Jepang 7,030,114 Jepang 7,369,358
Saudi Arabia 2,269,432 Arab Saudi 1,425,884
Amerika Serikat 735,625 Taiwan 1,132,785
Repubik Korea 519,534 Amerika Seriakt 1,097,568
Taiwan 428,744 Rep. Korea 564,420
Kuwait 358,860 United Kingdom 316,312
Yordania 182,470 Hongkong 271,589
Vietnam 124,387 Maroko 261,842
Portugal 109,539 Australia 163,556
Australia 105,834 Jerman 107,147
Uni Emirat Arab 101,317 Yordania 91,144
United Kingdom 100,143 Belgia 90,340
Jerman 95,162 Kanada 72,198
Polandia 65,675 India 67,428
Spanyol 63,274 Portugal 63,266
Afrika Selatan 38,036 Netherland 40,729
Kanada 31,314 Spanyol 30,463
Oman 28,414 Afrika Selatan 10,503
Puerto rico 26,719
Belgia 21,624
Singapura 19,270
belanda 14,072

c. Kapal laut

Ekspor kapal laut pada bulan april 2009 sebesar 7,86 juta US$ mengalami penuruna sebesar 29,12 persen jika dibandingkan dengan nilai ekspor bulan Maret 2009 yang sebesar 11,09 juta US$. Untuk Negara tujuan ekspor kapal laut bulan April 2009 sama seperti bulan Maret yaitu hanya kr nrgara singapura (lihat Tabel.5).

Tabel 5. Ekspor kapal laut menurut Negara tujuan

Maret 2009
Maret 2009
April 2009
April 2009
Negara Tujuan Nilai (dalam US$)
Negara Tujuan Nilai (dalam US$)
11,094,098 7,864,031
Singapura 11,094,098 Singapura 7,864,031


d. Karet dan barang dari karet

Pada bulan April 2009 Kalimantan Selatan mngekspor komoditi karet dan barang dari karet untuk komoditi ini. Untuk Negara tujuan ekspor komoditi tersebut adalah ke Negara Jepang, Cina, Vietnam, Hongkong, dan Singapura (lihat tabel 6).
Tabel  6. Ekspor Karet dan barang dari karet Menurut Negara Tujuan.

Maret 2009
Maret 2009
April 2009
April 2009
Negara Tujuan Nilai (dalam US$)
Negara Tujuan Nilai (dalam US$)
-
-
1,103,610
Jepang 440,427
Cina 389,233
Vietnam 113,323
Hingkong 126,857
Singapura 30,770

e. Bijih, kerak, dan abu logam
Ekspor bijih, kerak, dan abu logam pada bulan April sebesar 0,61 juta US$ mengalami penurunan yang sangat signifiakn yaitu sebesar 67,45 persen bia dibandingkan dengan bulan Maret yang sebesar 1,87 juta US$ . Negara tujuan ekspor bijih, kerak, dan abu logam bulan April yaitu ekspor ke Cina dan India (lihat tabel 7).
Tabel 7. Ekspor Bahan-bahan nabati menurut Negara Tujuan

Maret 2009
Maret 2009
April 2009
April 2009
Negara Tujuan Nilai (dalam US$)
Negara Tujuan Nilai (dalam US$)
1,873,910 609,929
Cina 1,873,910 Cina 594,929
India 15,000

 

2. Perkembangan Impor non migas Kalimantan Selatan

Nilai impor non migas Kalimantan Selatan pada bulan April sebesar 4,93 juta US$ mengalami penurunan sebesar yaitu 69,53 persen bila dibandingkan dengan bulan Maret 2009 yang sebesar 48,99 juta US$. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh tidak adanya impor kelompok barang kapal laut, dimana pada bulan Maret 2009 impor kelompok barang ini mencapai 23,53 juta US$. Sedangkan secara kumulatif impor non migas Kalimantan Selatan bulan Januari – April 2009 mencapai 326,88 juta US$.
Negara pemasok impor non migas Kalimantan Selatan bulan April 2009 terbesar adalah India sebesar 4,48 juta US$, perancis sebesar 3,06 juta US$, Amerika Serikat  sebesar 2,22 juta US$.(lihat tabel 8).
Tabel 8. Nilai  Impor Non Migas Kalimantan Selatan bulan April 2009 menurut negara asal

MARET 2009 APRIL 2009
NEGARA ASAL NILAI (US$) NEGARA ASAL NILAI (US$)
48,994,719 14,930,879
Singapura 23,971,457 India 4,477,676
United Kingdom 5,749,025 Perancis 3,057,453
India 5,339,446 Amerika Serikat 2,223,659
Malaysia 4,829,418 Australia 1,848,234
Amerika Serikat 3,772,421 Philipina 1,114,432
Finlandia 1,662,460 Cina 855,000
Australia 1,521,003 Malaysia 561,628
Jepang 1,008,574 Singapura 539,400
Kanada 878,940 Thailand 187,000
Thailand 180,217 Jepang 44,817
Perancis 108,145 Taiwan 21,580
Taiwan 13,613

Komoditi impor non migas terbesar Kalimantan Selatan bulan April 2009 berdasar kode Hamonized System (HS) 2 dijit adalah kelompok barang mesin-mesin/ pesawat mekanik sebesar 4,95 juta US$, kemudian kelompok barang kendaran dan bagiannya sebesar 4,48 juta US$, kelompok barang pupuk 2,89 juta US$, kelompok barang bahan peledak sebesar 1,11 juta US$, kelompok barang bahan bakar mineral 0,50 juta US$ dan kelompok barang lainnya sebesar 0,99 juta US$, (lihat Tabel 9).

Maret 2009
Maret 2009
April 2009
April 2009
No. Komoditi
Nilai (dalam US$)
Komoditi
Nilai (dalam US$)
1.
Kepala Laut
23,531,457 Mesin-mesin/pesawat mekanik 4,947,365
2.
Mesin-Mesin/Pesawat Mekanik 11,053,795 Kendaraan dan Bagiannya 4,477,676
3.
Kendaraan dan Bagiannya
9,275,946 Pupuk 2,890,234
4.
Pupuk
2,465,221 Bahan peledak 1,114,432
5.
Karet dan Barang dari Karet
961,032 Bahan bakar mineral 505,000
6.
Lain-lain 1,707,268 Lain-lain 996,172
T o t a l
48,994,719 14,930,879

(Sumber : Berita Resmi Statistik BPS Prov. Kalsel No.22/07/63/Th IV, 1 Juli 2009)

 

Ekspor Kalsel Lampaui Target

Sampai dengan November 2009, total nilai ekspor Kalsel telah melampaui dari target yang ditetapkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan.

Walaupun  angka pasti untuk ekspor Kalsel hingga bulan Desember 2009 belum selesai, tetapi sampai bulan November, jumlah keseluruhan realisasi ekspor Kalsel sudah mencapai US 4.694.967.089,48 miliar dolar. Ini sudah melampaui target yang ditetapkan, yaitu US 4,5 miliar dolar.

Angka ini juga jauh melewati pencapaian pada periode bulan yang sama di tahun 2008, dimana pada Januari sampai dengan November 2008 nilai ekspor Kalsel hanya sebesar US 3.717.911.796,62 miliar dolar. Hal ini menyebabkan sampai bulan Oktober 2009, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kalsel, dapat menyumbang sekitar 5,5 persen dari jumlah keseluruhan ekspor nasional atau berada di urutan ke tujuh dari provinsi yang lain.

Adapun komoditas yang menjadi primadona ekspor Kalsel tahun 2009 adalah kelapa sawit. Nilai ekspor kelapa sawit naik hingga 290,55 persen yang diakibatkan oleh naiknya harga kelapa sawit dan juga tingginya permintaan pasar.  Komoditas ini penyebab utama nilai ekspor Kalsel tahun 2009 naik meski masih dalam situasi krisis ekonomi global. Sementara kalau dilihat dari perkembangan sejumlah daerah lain seperti DKI Jakarta dan Sumatera Utara justru turun nilai ekspornya.

Penurunan nilai ekspor justru terjadi pada karet alam, yakni sebesar 69,01 persen. Hal yang sama terjadi juga pada  produk kayu yang  mengalami penurunan nilai ekspor sebesar 40,34 persen. Demikian pula nilai ekspor sejumlah produk tambang, seperti bijih besi turun 38,33 persen, biji mangan turun 97,04 persen, dan pasir sirkon 36,16 persen.

Namun, secara keseluruhan nilai ekspor produk tambang Kalsel naik 27,61 persen karena tertolong oleh naiknya nilai ekspor batubara sebesar 29,22 persen dan klinker 24,93 persen.

"Pasca krisis ekonomi global pada September 2008, harga dan permintaan karet alam mengalami penurunan. Otomatis nilai ekspornya di tahun 2009 jadi turun. Kelapa sawit juga sempat turun, tapi tidak lama. Kemudian tambang turun juga sedikit volume ekspornya, tapi nilainya tetap tinggi. Permintaan terutama turun dari pasar Eropa, tetapi  pada pasar Asia masih bagus.

Disamping kelapa sawit, komoditas yang juga mengalami peningkatan nilai ekspor dibanding tahun 2008 adalah rotan dan perikanan. Nilai ekspor rotan naik 5,18 persen, sedangkan perikanan naik 37,89 persen. Selain itu, industri kecil juga tak sedikit perannya dalam meningkatkan nilai ekspor Kalsel.

Selama ini ekspor Kalsel masih sangat tergantung pada produk tambang. Namun pada tahun 2010 nanti menurut Hj Djumiah selaku Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag, akan diupayakan untuk memaksimalkan sektor perikanan, kerajinan dari rotan, dan ada juga rencana memproduksi Virgin Coconut Oil (VCO) untuk diekspor ke Arab.

Untuk itu,pemerintah akan mengintensifkan pembinaan dan penyuluhan, meningkatkan sinergi dengan dinas-dinas terkait lainnya terutama di daerah, mempermudah proses perizinan, menambah jam terbang pameran untuk produk-produk unggulan, sampai mengundang importir, baik secara langsung maupun melalui teleconference.

Kemudian untuk mematok target nilai ekspor pada tahun 2010 sampai saat ini belum bisa ditentukan. Terkait pasar bebas yang mulai berlaku 2010 ini, memang ada kekhawatiran, terutama gejala membanjirnya produk-produk  Cina dengan harganya yang murah. Kondisi ini bisa saja akan mematikan industri dalam negeri. Untuk itulah , kesadaran yang tinggi perlu dibangun agar segenap lapisan masyarakat untuk lebih mencintai produk dalam negeri. Produk buatan Indonesia itu sebenarnya kualitasnya lebih bagus dan tidak kalah dengan buatan Cina.

(Sumber  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalsel) .

You are here Data Pokok Ekspor dan Impor