2021, BPMHP DISLUTKAN KALSEL BAKAL SEMPURNAKAN APLIKASI LAYANAN BERBASIS ONLINE

Penulis 15 September 2020 Daerah 23 Views

 Kepala BPMHP Kalsel, Khairuddin sedang melaksanakan pengujian di lab Mikrobiologi.

BANJARBARU – Balai Penerapan Mutu Hasil Perikanan (BPMHP) Kalimantan Selatan menyatakan khusus bidang sektor layanan berbasis online yang direncanakan bakal disempurnakan pada 2021 mendatang masih menjadi alternatif pelayanan terbaik bagi pelanggannya ditengah situasi pandemi COVID-19.

Bahkan, sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan ini telah mendapat kepercayaan dari sejumlah konsumennya, terhitung sejak 2019 – 2020 dengan mengantongi izin berstandart internasional SNI ISO/IEC 17025 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai pelayanan jaminan mutu produk perikanan melalui kegiatan sertifikasi.

Kepala BPMHP Kalsel, Khairuddin saat sedang mengarahkan pegawainya di ruang lab pengujian Kimia.

“Alhamdulillah, antusias pelanggan dalam penggunaan aplikasi ini cukup memberikan dampak positif, selain memudahkan layanan, juga menghindari kerumunan ditengah pandemi COVID-19,” kata Kepala BPMHP Kalsel, Khairuddin di ruang kerjanya, Senin (14/9).

Kepala BPMHP Dislutkan Prov. Kalsel, Khairuddin.

Selain memudahkan dalam mendapatkan pelayanan, Khairuddin memaparkan, untuk syarat yang harus dipenuhi konsumen terlebih dahulu harus menyelesaikan pengisian data secara online dan melakukan pembayaran, setelah itu baru dilakukan pengkajian ulang.

“Setelah itu, baru pelanggan membawa hasil produknya ke BPMHP untuk mendapatkan pelayanan dari kami, agar dapat dilakukan pengujian,” tuturnya.

Disamping memudahkan jalur layanan teknis ini agar pemenuhan persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI) produk perikanan dapat terpenuhi, pelaksanaan program tersebut difokuskan sebagai upaya jaminan dan keamanan bagi UKM/UMKM dan Unit Pengolahan Ikan (UPI) untuk bisa bersaing di pasar modern.

“Dengan adanya layanan tersebut, diharapkan memudahkan para pelaku usaha baik UMKM dan UPI dalam menstandartkan pemenuhan produk perikanan. Dimana, sudah ada pengolahan albumin, biskuit dan abon ikan bahkan sudah yang sesuai standarisasi dalam pengolahannya,” ungkap Khairuddin.

Kendati demikian, dalam memaksimalkan hal tersebut, Ia menyebutkan, pada 2021 mendatang BPMHP Kalimantan Selatan berencana akan kembali mengupgrade layanan ini sebagai langkah penyempurnaan pada sistem aplikasi berbasis online yang kini tengah dimiliki pihaknya.

“Ditahun mendatang, agar pelayanan digital ini dapat lebih maksimal. Maka, kami akan mencoba menyempurnakannya supaya bisa digunakan oleh pelanggan BPMHP Kalsel untuk menjamin produk milik mereka bisa dijual di pasar modern,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebagai lembaga sertifikasi produk dalam rangka meningkatkan mutu serta daya saing di leading sector bidang perikanan. Pihaknya juga telah memiliki tiga laboratorium yang memenuhi standart oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), yakni, ruang uji Organoleptik, Mikrobiologi dan uji Kimia sebagai langkah tuntutan layanan yang profesional dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (RHS/RDM/RHD)

SUMBER : abdipersadafm