PEMPROV KALSEL UPAYAKAN INOVASI BARU UNTUK MENAMBAH PAD 2021

Penulis 14 September 2020 Daerah 39 Views

Plh Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar bersama Kepala Bakeuda Prov. Kalsel, Agus Dyan Nur beserta Kabid Pengelolaan Pendapatan Perpajakan Daerah Bakeuda Prov. Kalsel, Rustamaji saat memimpin rapat koordinasi bersama UPPD se Kalsel.

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan terus berupaya melakukan inovasi terbaik terkait pengembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk UPPD se Kalimantan Selatan.

Suasana rapat koordinasi bersama 14 Kepala UPPD se Kalsel, di aula utama Bakeuda Prov. Kalsel, Jumat (11/9).

“Kami berharap dengan adanya inovasi yang dipaparkan oleh sejumlah UPPD se Kalsel mampu mengembangkan pendapatan di daerah Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya usai menghadiri rapat koordinasi di aula Bakeuda Kalsel, Jumat (11/9).

Bahkan, Roy menyebutkan akan membantu 14 Unit Pendapatan Daerah di 13 Kabupaten/Kota semaksimal mungkin agar target PAD bisa tercapai sesuai kebijakan yang telah ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Yang pasti, akan kami bantu semaksimal mungkin, dimana selain pergerakan untuk perbaikan ekonomi baik melalui sejumlah evaluasi dan inovasi diharapkan dapat terwujud dan semakin berkembang. Bantuan dan support dari Pemprov Kalsel akan diberikan semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalimantan Selatan, Agus Dyan Nur, dengan adanya rapat koordinasi terkait kebijakan tentang inovasi baru ini diharapkan mampu berkontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah pada tahun 2021 mendatang.

Penandatangan secara simbolis oleh perwakilan Kepala UPPD se Kalsel dihadapan Kepala Bakeuda Prov. Kalsel, Agus Dyan Nur terkait Perjanjian Kerja dilingkup Pemprov Kalsel dalam acara Rakoor UPPD se Kalsel.

Dari hasil rapat yang telah dijalankan, kami harapkan sector PAD dapat berkembang dengan baik sesuai target yang telah ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk UPPD diseluruh daerah,” tuturnya.

Disamping agar target pendapatan daerah dapat tercapai, Agus menyampaikan bahwa sejumlah evaluasi diharapkan bisa menjadi acuan semangat bagi UPPD yang hadir diacara rapat koordinasi tersebut.

“Dalam hal ini, Pemprov Kalsel akan terus melakukan inovasi agar PAD bisa tercapai sesuai ketetapan yang telah ditentukan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, inovasi baru yang dimaksudkan pihaknya yaitu mendorong sejumlah potensi lain dengan kreativitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) supaya Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa berkembangkan dengan baik. Salah satunya, dengan membentuk unit-unit pelayanan yang dapat mencakup tingkat Kecamatan hingga Kelurahan, baik dengan menggunakan mengupayakan fasilitas Samsat Keliling ataupun tambahan Samsat bantu. (RHS/RDM/RHD)

SUMBER : abdipersadafm