Situs Resmi Pemerintah Provinsi Kalsel

09/03/2010
  • Hujan Ringan
    Banjarmasin
    24-34°C
  • Berawan
    Balangan
    23-33°C
  • Berawan
    Hulu Sungai Utara
    24-34°C
  • Berawan
    Hulu Sungai Tengah
    23-34°C
  • Berawan
    Hulu Sungai Selatan
    23-34°C
  • Hujan Ringan
    Tapin
    24-33°C
  • Hujan Ringan
    Batola
    24-33°C
  • Berawan
    Tanah Bumbu
    24-33°C
  • Berawan
    Kota Baru
    24-33°C
  • Hujan Ringan
    Tanah Laut
    24-34°C
  • Hujan Ringan
    Kab. Banjar
    24-33°C
  • Hujan Ringan
    Banjarbaru
    24-34°C
  • Berawan
    Tabalong
    23-33°C
Surel Cetak PDF

Rumah Sakit Jiwa Sambung Lihum

PROFILE
RUMAH SAKIT JIWA “SAMBUNG LIHUM”

 

PENDAHULUAN

Pentingnya Kesehatan Jiwa dan Pelayanan Kesehatan Jiwa

Pembangunan kesehatan pada hakikatnya adalah penyelenggaraan upaya kesehatan oleh bangsa Indonesia untuk mencapai kemampuan hidup sehat bagi penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur ke-sehatan secar umum.

Untuk mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan, maka salah satu usaha yang dilakuakan adalah dibangunnya sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, seperti dibangunnya Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Walaupun kenyataannya ratio sarana pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan jiwa dibanding dengan jumlah penduduk di Kalimantan Selatan masih belum memadai. Berhasilnya dibangun Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum ini diharapkan menambah jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya pelayanan kesehatan jiwa.

Pengertian Kesehatan adalah Keadaan sejahtera yang lengkap dari fisik, mental dan sosial, dan bukan hanya bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan, yang memungkinkan seseorang hidup produktif, baik secara sosial, maupun ekonomis. Sehat jiwa adalah kondisi yang bebas dari gangguan jiwa, mempunyai ketahanan terhadap stress, berkembang secara harmonis didalam hidupnya dan produktif secara sosial dan ekonomis.

Pentingnya Kesehatan Jiwa

Secara global saat ini di dunia dijumpai 450 juta orang dengan gangguan jiwa, yang terdiri dari: 150 juta depresi, 90 juta gangguan penggunaan zat dan alkohol, 38 juta epilepsi, 25 juta skizofrenia serta hampir 1 juta melakukan bunuh diri setiap tahun.

25% dari seluruh penduduk pada suatu masa dari hidupnya pernah mengalami Gangguan jiwa dan perilaku juga dialami pada suatu ketika oleh kira-kira 10% populasi orang dewasa. Sekitar 30% dari seluruh penderita yang dilayani oleh dokter puskesmas adalah pendeita gangguan jiwa (survey WHO di 30 NEGARA, 2001). Dalam satu keluarga dari empat keluarga yang diteliti, mempunyai seorang dengan keluhan gangguan jiwa dan perilaku.

Menurut perhitungan WHO, dari 10% populasi penyandang cacat itu, antara lain karena gangguan kesehatan jiwa yaitu: gangguan psikotik fungsional, retardasi mental, dan penyalah-gunaan obat/narkotika dan alkoholisme, masing-masing adalh 7,7% nya, belum termasuk gangguan jiwa organic pada otak (brain damage), epilepsi dan geriatric.

Gangguan jiwa merupakan penyakit yang memberikan kontribusi signifikan terhadap bertambahnya beban global penyakit (global burden of disease) sebesar 13% (tahun 2002). Angka ini lebih besar bila dibandingkan dengan penyakit jantung (10%), penyakit saluran pernafasan (6%) dan keganasan (5%). Pada tahun 2000 Gangguan Depresi merupakan urutan ke-4 penyakit yang menyebabkan disabilitas setelah infeksi saluran nafas, kondisi perinatal dan HIV/AIDS dan pada tahun 2020 diprediksi bahwa gangguan depresi akan menjadi urutan kedua setelah penyakit jantung koroner.

Berdasarkan data diatas menunjukkan pentingnya kesehatan jiwa bagi setiap penduduk, apabila hal ini tidak ada perhatian khusus dalam perawatan dan rehabilitasinya maka dampak yang ditimbulkan akan sangat besar; baik untuk penderita, keluarga, masyarakat dan pemerintah.

Pentingnya Rumah Sakit Jiwa

Rumah sakit jiwa adalah suatu fasilitas pelayanan kesehatan yang menyediakan pelayanan pasien rawat inap dan rawat jalan, yang memberikan pelayanan kesehatan jangka pendek dan jangka panjang yang mempunyaib tugas yaitu:menyelanggarakan dan melaksanakan pelayanan-pencegahan, pemulihan dan rehabilitasi dibidang kesehatan jiwa dengan melakukan fungsi upaya pelayanan kesehatan jiwa preventif, kuratif, rehabilitatif, kesehatan jiwa masyarakat dan system rukukan.

Menurut survey BPS Kalimantan Selatan tahun 2003 tentang jumlah permintaan pelayanan kesehatan jiwa di Kalimantan Selatan pada than 2003 sebagai berikut:

NO.
JUMLAH PENDUDUK
ANGKA KESAKITAN JIWA BERAT
(4%)
POPULASI ANAK
(40%)
PERLU PENANGANGAN KEJIWAAN
(15%)
1
2.970.244 jiwa (tahun 2000)
118.810 jiwa
118.810 jiwa
178.215 jiwa
2
3.201.962 jiwa (tahun 2003)
128.079 jiwa
128.079 jiwa
192.000 jiwa

Berdasakan perhitungan BPS Kalimantan Selatan 2003 proyeksi lima tahun mendatang penduduk dan permintaan kebutuhan pelayanan kesehatan jiwa provinsi Kalimantan Selatan sebagai berikut:

TAHUN
JUMLAH PENDUDUK
ANGKA KESAKITAN JIWA BERAT (4%)
2004
3.282.972
131.319
2005
3.366.031
134.641
2006
3.451.191
138.048
2007
4.324.343
172.974
2008
4.433.749
177.350

Sedang gangguan jiwa ringan menurut penelitian di Puskesmas Tambora bahwa 30-60% dari kunjungan di Puskesmas mempunyai latar belakang kejiwaan/pisikologis.

Di Regional Kalimantan Selatan dan Tengah hanya ada satu Rumah Sakit yang melayani pasien jiwa, hal ini sebenarnya tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang menderita gangguan jiwa baik sedang maupun berat. Selama ini yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa hanya pasien yang menderita gangguan jiwa kronik.

Pentingnya Pelayanan Publik

Sejalan dengan perubahan melalui pembangunan bekelanjutan maka perlu ke-seimbangan dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dalam program pem-bangunan di bidang sosial pemerintahan harus memberikan pelayana publik yang terbaik. Oleh karena itu salah satu pelayanan publik yang menjadi andalan adalah pelayanan kesehatan. Dalam pelayanan kesehatan rumah sakit merupakan salah satu jaringan yang sangat penting. Rumah sakit jiwa menjadi penting pada saat ini dalam memberikan layanan pada masyarakat tidak hanya untuk mengobati orang sakit jiwa namun lebih luas untuk meningkatkan kualitas kejiwaan, psikolgis, dan mental masyarakat.

Masyarakat sebagai pelaku pembangunan dituntut memiliki jiwa dan mental yang sehat, sehingga peran Rumah Sakit Jiwa semakin penting. Apalagi setelah perkembangan 5 tahun terakhir terjadi peningkatan dalam jumlah penderita. sakit jiwa yang masuk pe-rawatan di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, sehingga hal ini menunjukan semakin banyaknya masyarakat perlu perlayanan dalam bidang kesehatan mental dan jiwa ini.

Sejarah Rumah Sakit jiwa Sambang Lihum

Sejarah dan perkembangan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum dapat digambar-kan sebagai berikut:

Tahun 1951; Rumah Sakit Jiwa sebelumnya sebagai sebuah koloni orang sakit jiwa (KOSJ), tempat ini berfungsi sebagai tempat penampungan orang sakit jiwa. Kapasitasnya saat itu hanya hanya bisa menampung 30 pasien laki – laki.

Tahun 1953; adanya kerjasama dengan Gubernur Kalimantan Selatan (Dr.Murjani) dengan Inspektorat Kesehatan (Dr.Mursito) membangun satu buah bangsal penampungan gangguan jiwa dengan kapasitas 60 pasien dan 2 buah rumah dinas sederhana.

Tahun 1967; dari bentuk KOSJ ditingkatkan menjadi Rumah Sakit Jiwa Pusat Tamban dibawah pimpinan Direktur Rumah Sakit Jiwa Banjarmasin.

Tahun 1978; Berdasarkan SK Menkes No. 135/78 – SOTK Rumah Sakit Jiwa Tamban ditetapkan menjadi Rumah Sakit Jiwa Type C

Tahun 1991; Rumah Sakit Jiwa Tamban dipimpin langsung oleh Direktur berdasarkan SK No. 3385/KANWIL/SK/TU-1/XII/1991 tanggal 31 Desember 1991.

Tahun 2000; 14 April 2000 dalam pelaksanaan Otonomi Daerah penyerahan P3D oleh Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan ke Pemerintah Kabupaten Batola.12 Desember 2000 Pengalihan UPT Depkes ke Batola SK No. 1735/Men.Kes.Sos/XI/2000. Tanggal 7 Maret 2000 adanya revisi SK Menkes tentang penyerahan Rumah Sakit Jiwa Tamban ke Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan.

Tahun 2001; 1 Juli 201 Rumah Sakit Jiwa Tamban resmi milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, ditetapkan dengan PERDA No. 18 Tahun 2001

Tahun 2004; Rekomendasi Gubernur tentang Relokasi Rumah Sakit Jiwa Tamban ke jalan Gubernur Syarkawi Km. 17 Lingkar Utara tanggal 7 Mei 2004 No. 440/0771/Kesra – 2004.

Tahun 2007; Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor: 188.44/0233/Kum/2007 tanggal 19 Juni 2007 Tentang Penetapan Nama Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum .

Geografi Rumah Sakit

Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum terletak di Wilayah Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Rumah Sakit ini terletak 500 m dari jalan Gubernur Syarkawi Km 3,9 arah timur. Jalan Gubernur Syarkawi merupakan rencana jalan lintas Kalimantan Selatan – Kalimantan Tengah. Rumah Sakit ini didirikan pada area ± 10 hektar dan tanah yang ditempati merupakan tanah milik Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Visi dan Misi Rumah Sakit

a. Visi Rumah Sakit

Visi Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum adalah Memberikan Pelayanan Profesional Menuju Masyarakat Jiwa Sehat.

b. Misi Rumah Sakit

Misi Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum ditetapkan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa Promotif, Kuratif, Preventatif dan Rehabilitatif.
  2. Menjadikan Pusat Rujukan Kesehatan Jiwa di Kalimantan Selatan
  3. Meningkatkan Profesionalisme Kemampuan Sumber Daya Manusia
  4. Mengembangkan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit
  5. Menyelenggarakan Pendidikan Tenaga Kesahatan Jiwa
  6. Menyelenggarakan Rehabilitasi Klien NAPZA

c. Sasaran Kegiatan Rumah Sakit

Sasaran yang hendak dicapai Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum dalm lima tahun mendatang sebagai berikut:

  1. Telaksananya Pelayanan Kesehatan Jiwa Komprehensif
  2. Terwujudnya Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
  3. Terselenggara pelayanan rehabilitasi klien NAPZA
  4. Terlaksananya pelayanan kesehatan Jiwa Geriatri
  5. Tercapainya akreditasi Rumah Sakit
  6. Tercapainya Kenaikan Type Rumah Sakit Menjadi Type A
  7. Terlaksananya pelayanan kesehatan Jiwa masyarakat
  8. Terciptanya kerjasama lintas sektoral
  9. Terciptanya peningkatan Manajemen Mutu ( Quality Assurance )
  10. Terselenggaranya Pendidikan dan Pelatihan SDM Rumah Sakit
  11. Terpenuhinya kebutuhan tenaga Rumah Sakit sesuai standar
  12. Terbentuknya Komite-komite Rumah Sakit.
  13. Tercapainya pengembangan sarana dan prasarana yang berkualitas dan berwawasan Iptek
  14. Terbentuk dan terselenggaranya Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit
  15. Terwujudnya rumah sakit sebagai penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan tenaga kesehatan jiwa.
  16. Terlaksananya K3 Rumah Sakit.

Aktualisasi Rumah Sakit Jiwa

Aktualisasi rumah sakit jiwa dibidang administrasi pada tahun 2006 dan 2007 dapat dilihat pada tabel-tabel berikut:

a. Keuangan

Dalam akuntabilitas keuangan ini akan dikemukakan Pendapatan Rumah Sakit Jiwa Tamban serta penyerapan anggaran yang berasal APBD, APBD Perubahan, APBD, dan dana yang berasal dari PJPK-MM atau bisa disebut askeskin.

Pendapatan Rumah Sakit Jiwa Tamban sejak tahun 2000

TAHUN
TARGET
REALISASI
PERSENTASE
2000 45.000.000 46.111.420 102,47
2001 72.000.000 74.621.560 103,64
2002 100.000.000 71.050.560 71,05
2003 100.000.000 96.436.915 96,44
2004 144.000.000 158.766.238 110,14
2005 211.630.000 218.631.441 103,3
2006 269.950.000 375.116.719 138,9
2007* 376.956.000 202.083.031 53,61

*Pendapatan belum sesuai target karena:
- Baru Relokasi ke tempat yang baru pada bulan Juni 2007
- Klaim pasien ASKESKIN belum teralisasi

Realisasi APBD Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung Tahun 2007

NO.
JENIS KEGIATAN
TAHUN 2007
PAGU
REALISASI
1
Urusan Wajib
13.820.479.500
11.434.744.501
  Pembangunan RS
1. R. Rawat Kelas II Pria, 306,25 m²
2. R. Rawat Kelas II Wanita, 306,25 m²
3. R. Rawat Kelas III Pria, 290,5 m²
4. R. Rawat Kelas III Wanita, 290,5 m²
5. R. Observasi Akut Wanita, 290,5 m²
6. R. Rehabilitasi Pria, 270 m²
7. R. Rehabilitasi Wanita, 270 m²
8. Gedung Radiologi, 161,25 m²
9. Gedung IPSRS, 120 m²
10. Gudang Barang, 150 m²
11. Bangunan insenerator, 25 m²
12. Garasi Ambulan, 75 m²
13. Musholla, 48,25 m²
14. Tempat wudhu dan toilet, 12 m²
15. Selasar Penghubung, 293,334 m²
16. Pagar keliling, 705 m²
17. Pagar Ruang Perawatan, 933 m²
11.180.582.000
9.204.338.560
2
Belanja Pegawai
3.770.359.350
3.067.927.245
3
Belanja Non Pegawai
-
-

Laporan Realisasi Anggaran Belanja Tugas Perbantuan
APBN Tahun 2007

NO.
PROGRAM/KEGIATAN
TINGKAT PENCAPAIAN
SPM
ANGGARAN
ALOKASI
REALISASI
1 Program Upaya Kesehatan Perorangan
  Peningkatan Fasilitas Sarana dan Prasarana Kesehatan Terlaksananya pembangunan Gedung Kesehatan; R. Rawat NAPZA Pria dan Wanita, R. Rawat Kelas I, Rumah Duka dan Selasar Penghubung
2.424.759.000
2.376.144.226
  Rujukan Tingkat Pencapaian 100%    

Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin (PJPK-MM) atau Askeskin

NO.
KEGIATAN
JUMLAH KLAIM
(Rp)
DIBAYAR
(Rp)
SISA
(Rp)
1
Klaim pasien ASKESKIN ke PT ASKES
1.403.385.163
300.265.000
1.103.120.163

DATA KEPEGAWAIAN RUMAH SAKIT TAHUN 2007

Sumber daya manusia yang bertugas di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum sampai tahun 2007 sebagai berikut:

Data Karyawan/Karyawati Berdasarkan Golongan pada Tahun 2007

NO.
JENIS TENAGA
GOLONGAN
JUMLAH
I
II
III
IV
PTT
1
Medis
-
-
3
1
1
5
2
Paramedis Keperawatan
-
40
20
-
-
60
3
Paramedis Nonkeperawatan
-
13
10
-
-
23
4
Nonmedis Nonkeperawatan
1
13
15
-
-
29
5
Satpam
1
-
-
-
8
9
6
TKS
-
-
-
-
19
19
JUMLAH
2
66
48
1
28
145

Data Pegawai berdasarkan Jenis Pendidikan

NO.
PENDIDIKAN
PNS
PTT/HONOR
JUMLAH
1
TENAGA MEDIS
- Psikiater
- Dokter

3
1
3

1
-
1
4
1
4
2
TENAGA KEPERAWATAN
- S1 Keperawatan
- D3 Keperawatan
- D3 Keperawatan Jiwa
- Perawatan Kesehatan (SPK/SPR ”B”)
- SPK.SJ
- Akademi Kesehatan Gigi
- Sekolah Pengatur rawat Gigi
60
3
24
2
14
12
3
2
9
-
9
-
-
-
-
-
69
3
33
2
14
12
3
2
3
TENAGA KEFARMASIAN
- Apoteker / Sarjana
- Asisten Apoteker / SMF
4
1
3
-
-
-
4
1
3
4
TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT
- Sarjana Kesehatan Masyarakat
- D3 Sanitarian
- D1 Sanitarian
5
3
1
1
-
-
-
-

5
3
1
1

5
TENAGA GIZI
- D3 Gizi
- D1 Gizi
- SMKK
7
3
2
2
1
-
-
1
8
3
2
3
6
TENAGA KETERAPIAN FISIK
- D3 Fisioterapi
2
2
-
-
2
2
7
TENAGA KETEKNISIAN MEDIK
- D3 Radiologi
- D3 Analisis Kesehatan
- D3 Teknik Elektromedik
- Sekolah Menengah Analisis Kesehatan
5
1
2
1
1
-
-
-
-
-
5
1
2
1
1
8
SARJANA NON KESEHATAN
- S1 Administrasi
- S1 Akutansi
- S1 Psikologi
4
1
1
2
-
-
-
-
4
1
1
2
9
SLTA
- SMA
- SMEA
- STM
- SMKK
- SPSA / SMPS
- KPAA
- SPG
- PGAN
20
6
-
1
-
10
2
1
-
6
2
1
-
1
1
-
-
1
26
8
1
1
1
11
2
1
1
10
SLTP DAN SD KE BAWAH
- SMP
- SD
6
4
2
11
5
6
17
9
8
JUMLAH
117
28
145

b. Aktualisasi Bidang Pelayanan Medik

Sesuai dengan fungsi Rumah Sakit Jiwa yang menekankan pelayanan pada masalah kesehatan jiwa, maka ada indikator khusus yang menggambarkan pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan. Indikator khusus itu terdiri dari: BOR, LOS, BTO, TOI, NDR, GDR, Hari Perawatan dan Jumlah kunjungan.

Indikator Kinerja Rumah Sakit Jiwa Pada Tahun 2007

NO.
INDIKATOR
TAHUN
KETERANGAN
2006
2007
1
Bed Occupancy Rate (BOR)
89%
78%
Jumlah rata-rata bed terisi
2
Length of Stay (LOS)
78 hari
82 hari
Berdasarkan teori pengobatan RS Jiwa rata-rata 90 hari
3
Bed Turn Over (BTO)
3,5 kali
2,61 kali
Lebih dari 5,2-baik
4
Turn Over Interval (TOI)
12,8 hari
31 hari
Kurang 21,8-baik
5
Nett Death Rate (NDR)
0
0
Tidak ada standar RSJ
6
Gross Death Rate (GDR)
-
-
Tidak ada standar RSJ
7
Hari Rawat
26.821
15.931
-
8
Kunjungan Rawat Jalan
- Umum
- Askeskin

1.780 orang
3.279 orang

2.090 orang
745 orang
-
9
Kunjungan pasien rawat inap
- Umum
- Askeskin

86 orang
699 orang

879 orang
756 orang
-

Data kunjungan pasien Rawat Jalan Poli Umum tahun 2006 dan 2007

NO.
TAHUN
JUMLAH
PASIEN BARU
PASIEN LAMA
TOTAL
1
2006
393
923
1.316
2
2007
305
729
1.034

Data kunjungan pasien Rawat Jalan Poli Jiwa tahun 2006 dan 2007

NO.
TAHUN
JUMLAH
PASIEN BARU
PASIEN LAMA
TOTAL
1
2006
83
3.223
330
2
2007
143
923
106

Data kunjungan pasien Rawat Inap tahun2006 dan 2007

NO.
TAHUN
JUMLAH
1
2006
786
2
2007
876

Data kunjungan pasien IGD Tahun 2006

NO.
TAHUN
JUMLAH
PASIEN JIWA
PASIEN UMUM
TOTAL
1
2006
226
26
252
2
2007
357
21
378

Data Pelayanan Instalasi Gigi dan Mulut tahun 2006 dan 2007

NO.
KEGIATAN
2006
2007
1
Tumpatan gigi tetap
190
154
2
Tumpatan gigi sulung
16
-
3
Pengobatan Pulpa
116
99
4
Pencabutan gigi tetap
87
64
5
Pencabutan gigi sulung
48
35
6
Pengobatan periodontal
43
60
7
Pengobatan abses
16
7
8
Pembersihan karang gigi
53
36
  JUMLAH
569
455

Data pelayanan instalasi psikologi tahun 2006 dan tahun 2007

NO.
KEGIATAN
TAHUN
2006
2007
1
Konseling
105
11
2
Tes Kepribadian
62
2612
3
Family Therapy
48
-
4
Rekruitmen
0
1
5
Tes MMPI
0
-
6
Tes Intelegensi
4
-
7
Tes Bakat dan Minat
1
-
8
Tes Promosi
0
-
  JUMLAH
310
157

Data pelayanan instalasi fisioterapi tahun 2006 dan tahun 2007

NO.
KEGIATAN
TAHUN
2006
2007
1
IRR
102
164
2
MWD
72
-
3
SWD
-
-
4
Ultrasound
39
42
5
Multistimulator
11
-
6
Exercise
58
11
7
Nebulizer
-
7
8
Clapping
-
4
  JUMLAH
282
228

c. Aktualisasi Bidang Penunjang Medik

Data kunjungan pasien pada tahun 2006 dan 2007 bidang penunjang Medik Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum sebagai sbb:

Data pelayanan instalasi Gizi tahun 2006 dan tahun 2007

NO.
JENIS KEGIATAN
TAHUN
2006
2007
1
Penyelanggaraan makanan
- Makanan biasa
- Makanan khusus/diet

792 org
10 org

804 org
19 org
2
Konsultasi Gizi
- DM + R.G
- Asam Urat
- DM + RG + Ginjal
- Ginjal + DM
- Makanan sehat
- Batu ginjal rendah kalsium
- Rendah protein
- Rendah garam
- Rendah garam + Gastritis
- Rendah kalori + RG
- Rendah kalori
- TKTP
- Rendah kolestrol
- Hepatitis

1
-
-
-
1
-
2
-
-
-
-
1
1
1

-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-

Data pelayanan Apotek tahun 2006 dan tahun 2007

NO.
GOL. OBAT
RESEP
RESEP
%
R. JALAN
IGD
R. INAP
1
Obat Generik
10525
-
8392
18917
67
2
Obat Nongenerik
2827
1
6196
9023
33
  JUMLAH
13352
1
14588
27940
100

Data pelayanan Laboratorium tahun 2006 dan 2007

NO.
TAHUN
JENIS PEMERIKSAAN
TOTAL
JUMLAH
PASIEN
HEMATOLOGI
BAKTERIOLOGI
URINALISA
IMUNOLOGI
KIMIA DARAH
1
2006
685
43
81
117
964
1890
461
2
2007
766
20
48
132
500
1466
 

Data kegiatan Loundry tahun 2006 dan tahun 2007

NO.
JENIS KEGIATAN
TAHUN
2006
2007
1
Baju, Celana seluruh R. Inap
35760 lembar
46750 lembar
2
Mencuci Seprai R. Inap
26540 lembar
37540 lembar
3
Fisioterapi
105 lembar
120 lembar
4
Baju Celemek
108 lembar
108 lembar
5
Kantor dll
280 lembar
8494 lembar
  JUMLAH
62793 lembar
93012 lembar

Data Kegiatan Instalasi Radiologi

NO.
JENIS KEGIATAN
TAHUN
2006
2007
1
Penyediaan Sarana dan Prasarana Radiologi
20%
30%
2
Perbaikan Alat Radiologi
60%
0%
3
Pembangunan Gedung Baru
-
-

DIKLAT RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM

Bimbingan Praktik Mahasiswa

  • F. Kedokteran UNLAM
  • AKPER INTAN: 48 orang
  • AKPER Pandan Harum: 77 orang
  • STIKES Cahaya bangsa: 54 orang
  • AKL Banjarbaru: 8 orang
  • Psikologi IKIP Malang: 1 orang

Penelitian Mahasiswa: 3 (tiga) penelitian

Fasilitas Kesehatan dan Kedokteran Rumah Sakit

NO.
UNIT
NAMA ALAT
KONDISI
JUMLAH
BAIK
RUSAK
1
Psikologi Stress Test 1 - 1 buah
2
Poli Gigi Dental Unit 1 2 3 buah
    Alat Diagnostik 10 - 10 set
    Alat Konservasi 1 - 1 set
    Alat Ekstasi 1 - 1 set
    Alat Scalling 1 - 1 set
    Light Curing 1 - 1 buah
    Sterilisator 1 - 1 buah
    Ultrasound Scaler 1 - 1 buah
3
Elektromedik EEG Brain Mapping - 1 1 buah
    Threat Mild - 1 1 buah
4
IGD Tabung O² 2 - 2 buah
    Sterilisator 1 - 1 buah
    Suction 1 - 1 buah
    DC Shock - 1 1 buah
    Resusitasi Set 1 - 1 buah
    Tensimeter Raksa 2 - 2 buah
    Ambu Bag 1 - 1 buah
    Termometer Raksa 2 - 2 buah
    Bedah Minor Set - 1 1 set
5
Radiologi X-Ray Diagnostic Radiology - 1 1 buah
    Dental Radiography 1 - 1 buah
    Automatic Processing - 1 1 buah
    Dryer 1 - 1 buah
    Apron 1 - 1 buah
    X-Ray Girl 1 - 1 buah
6
Laboratorium Fotometer 1 1 2 buah
    Mikroskop 1 2 3 buah
    Hematology Analyzer 1 - 1 buah
    Sentrifuge 3 - 3 buah
    Rotator 1 - 1 buah
    Oven 1 - 1 buah
    Incubator 1 - 1 buah
    Drug Monitoring - 1 1 buah
    Pipet Mikro Kapiler 10 2 12 buah
    Rak LED 2 - 2 buah
    Gelas Ukur 9 - 9 buah
    Beker Glass 2 - 2 buah
    Rak Tabung Fotometer 3 - 3 buah
    Tabung Fotometer 50 - 50 buah
    Timbangan 2 - 2 buah
    Bola Isap 4 3 7 buah
    Visicometer 1 - 1 buah
    Stopwatch 1 2 3 buah
    Hemocitometer 1 - 1 buah
    Hemometer 1 - 1 buah
    Tabung Reaksi 50 - 50 buah
    Autoklic 1 - 1 buah
    Object Glass 7 3 10 buah
    Sentrifuge Hematokrit 1 - 1 buah
    Lampu Spritus 5 3 8 buah
    Difcount Counter 1 - 1 buah
7
Fisioterapi SWD (Shot Wave Diatermy) - 1 1 buah
    MWD (Micro Wave Diatermy) - 1 1 buah
    IR (Infra Red) 1 1 2 buah
    US (Ultrasonic) 1 - 1 buah
    Multistimulator 1 - 1 buah
    Ultrasound Nebulizer 1 - 1 buah
8
Farmasi Timbangan Analitik 1 - 1 buah
    Blender Obat 1 - 1 buah
    Alat Pengisi Kapsul - 1 1 buah

TAHAPAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RS TAHUN 2004

NO.
KEGIATAN
APBN
APBD
KET
1
Pekerjaan persyarataan
- Penyusunan Feasibility study
- Penyusunan Master Plan
- Pembuat Blok Plan
- Penyusunan UPL-UKL
Rp 500.000.000
   
2
Sarana Gedung Utama
- Pemb Gedung Adm dan Poliklinik
- Pembuat jalan Relokasi
     

TAHAPAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT TAHUN 2006

NO.
KEGIATAN
APBN
APBD
KET
1
Gedung Utama
- Observasi Pria
- Ruang Kelas I
- Gedung Laboratorium
- Pos Jaga dan Selasar Penghubung
Rp 2.000.000.000
   
2
Gedung Utama dan Penunjang
- Gedung Poliklinik dan Adm
- Gedung IGD
- Gedung Gizo
- Gedung Loundry
- Rawat Inap Kls III Wanita
- Rawat Inap Kls III Pria
- Ruang Gardu Genset
- Pembuat Reservoir
     

TAHAPAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT TAHUN 2007

NO.
KEGIATAN
APBN
APBD
KET
1
Gedung Utama
- Ruang Perawat NAPZA Pria
- Ruang Perawat NAPZA Wanita
- Ruang Perawat Kelas I Wanita
- Rumah Duka
- Selasar Penghubung
Rp 3.000.000.000
   
2
Gedung Utama dan Penunjang
- Rawat Inap Kelas II Wanita
- Rawat Inap Kelas II Pria
- Rawat Inap Kelas III Pria
- Rawat Inap Kelas III Wanita
- Observasi Wanita
- Rehabilitasi Pria
- Rehabilitasi Wanita
- Pagar ruang perawat
- Gedung Radiologi
- Gedung IPSRS
- Gedung Logistik
- Musolla
- Tempat wudhu + toilet
- Garasi Ambulance
- Selasar penghubung
- Tempat pembakaran sampah
- Pagar keliling
- Instalasi PDAM + Listrik
 
Rp 11.030.582.000
 

Rencana Pembangunan Rumah Sakit tahun 2008

NO.
KEGIATAN
APBN
APBD
KET
1
Gedung Utama dan Penunjang
- Lanjutan Pembangunan Gedung RS
- Bangunan detoksifikasi dan tindakan NAPZA
- Pemeliharaan alat radiologi
Rp 2.000.000.000
   
2
Gedung Utama dan Penunjang
- Rawat Imap Kelas III Pria
- Rawat Inap Kelas III Wanita
- Selasar penghubung
- Pagar depan
- Pagar samping dan belakang
- Pengurungan halaman
- Tempat parkir karyawan
- Bangunan penunjang ; Wartel, fotocopy dan kantin
- Pekerjaaan IPAL
- Jaringan telpon dan PABX
- Jaringan listrik ke ruangan
- Jaringan PDAM Ke ruangan
- Pengadaan hydrat
 
Rp 5.309.525.000
 

Rencana Tapan Pembangunan Rumah Sakit Tahun 2009

NO.
KEGIATAN
APBN
APBD
KET
1
Gedung Utama dan Penunjang
- Bangunan Utama NAPZA : UGD, Lab, Klinik,Adm, Hall
- Bangunan penunjang NAPZA
- Selasar penghubung antar bangunan
- Urugan
- Siring penahan urugan
- Pagar NAPZA
- Taman
Rp 2.000.000.000
   
2
Gedung Utama dan Penunjang
- Bangunan Utama NAPZA : UGD, Lab, Klinik,Adm, Hall
- Bangunan penunjang NAPZA
- Selasar penghubung antar bangunan
- Urugan
- Siring penahan urugan
- Pagar NAPZA
- Taman
 
Rp 9.315.000.000
 

Tahapan Pembangunan Rumah Sakit Tahun 2010

NO.
KEGIATAN
APBN
APBD
KET
1
Gedung Utama dan Penunjang
- Gedung Serbaguna
- Mess Tamu
- Mess Pria dan Wanita
- Pengadaan Peralatan Medik dan Kedokteran
Rp 8.000.000.000
   
2
Gedung Utama dan Penunjang
- Guest house
- Areal parkir
- Pembuat lapangan sepak bola
- Lapangan tennis
- Lapangan Voley
- Taman
- Pengaspalan jalan masuk
 
Rp 10.000.000.000
 

RENCANA PENINGKATAN SDM

  1. Pelatihan Rehabilitasi NAPZA
  2. Pelatihan MPKP
  3. Pelatihan Managemen Keperawatan
  4. Klinik Instruktur
  5. Perawatan Psikogeriatri
  6. Perawatan Anak dan Remaja
  7. Magang ke RSKO
  8. Pelatihan Labolatorium NAPZA
  9. Pelatihan Farmasi
  10. Pelatihan Fisoterapi
  11. Pelatihan Gigi
  12. Quality Assurance Radiologi
  13. Pelatihan perbaikan sarana-prasarana
  14. Pelatihan kesehatan linkungan
  15. Pelatihan Psikologi Klinik
You are here Pemerintahan Badan RSJ Sambung Lihum