SELAYANG PANDANG PERKEMBANGAN PERUSAHAAN
PMA/PMDN DI KALIMANTAN SELATAN
SAMPAI DENGAN DESEMBER 2007
Perkembangan proyek PMA selama tahun 2007 ini investor yang mendapatkan Surat Persetujuan (SP) sebanyak 19 buah dengan nilai investasi sebesar US$. 233,912,000,00 yang terdiri dari proyek baru 18 buah dan proyek yang membuka kantor cabang 1 buah, proyek perluasan baik dari Provinsi Kalimantan Selatan sendiri maupun dari provinsi lain sebanyak 3 buah dengan nilai investasi sebesar US$. 9,400.000.00 dan nilai rupiah sebesar Rp. 45.835.000.000,00 dan proyek yang mengadakan perubahan lain sebanyak 18 buah yang terdiri dari perubahan status dari PMDN menjadi PMA sebanyak 2 buah, perubahan pimpinan perusahaan sebanyak 3 buah, perubahan permodalan sebanyak 3 buah, perubahan rencana investasi sebanyak 1 buah, perubahan lokasi proyek sebanyak 6 buah, perubahan alamat perusahaan sebanyak 1 buah, perubahan penyelesaian waktu proyek sebanyak 1 buah, perubahan tenaga kerja sebanyak 1 buah dan proyek PMA yang mendapatkan Izin Usaha Tetap (IUT) adalah sebanyak 7 buah, proyek yang mendapatkan APIT sebanyak 5 buah serta perusahaan yang mendapatkan Surat Persetujuan Pabean sebanyak 4 buah.
Sedangkan untuk proyek PMDN yang telah mendapatkan Surat Pesetujuan baru sebanyak 6 buah dengan nilai Investasi sebesar Rp. 17.822.556.000.000,00, proyek perluasan baik dari dari Provinsi Kalimantan Selatan sendiri maupun dari provinsi lain sebanyak 3 buah dengan nilai investasi sebesar Rp. 118.594.603.410.000,00, proyek perubahan sebanyak 6 buah, terdiri dari perubahan investasi sebanyak 1 buah, perubahan/penyempurnaan IUT sebanyak 1 buah, perubahan APIT sebanyak 2 buah, perubahan nama perusahaan sebanyak 1 buah, penggabungan (merger) sebanyak 1 buah. Proyek yang mendapatkan Izin Usaha Tetap (IUT) sebanyak 5 buah dan proyek yang mendapat Angka Pengenal Importer Terbatas (APIT) sebanyak 3 buah serta perusahaan yang mendapatkan Surat Persetujuan Pabean sebanyak 5 buah.
PERKEMBANGAN PERUSAHAAN PMA/PMDN
SELAMA TAHUN 2007
1. Poyek PMA/PMDN yang telah mendapat Surat Persetujuan (SP) di Kalimantan Selatan dalam Tahun 2007:
Proyek PMDN yang telah mendapat Surat Persetujuan dalam tahun 2007 di Kalimantan Selatan sebanyak 6 buah proyek yang terdiri dari beberapa sector, yaitu:
NO | SEKTOR | JUMLAH PROYEK | RENCANA INVESTASI | RENCANA TENAGA KERJA | |
TKI | TKA | ||||
1 | Industri Makanan dan Minuman | 1 | 224.000.000.000 | 1.850 | 0 |
2 | Industri Barang Logam | 2 | 222.250.000.000 | 676 | 0 |
3 | Industri Kimia | 1 | 17.125.306.000.000 | 15.120 | 0 |
4 | Jasa Lainnya | 2 | 251.000.000.000 | 517 | 0 |
| JUMLAH | 6 | 17.822.556.000.000 | 18.163 | 0 | |
2. Dari 6 Proyek PMDN yang telah disetujui tersebut diatas, proyek yang menonjol nilai rencana investasinya, yaitu di Sektor Industri Kimia dengan nilai rencana investasinya sebesar Rp. 17.125.306.000.000,-
3. Proyek PMA yang telah mendapat Surat Persetujuan (SP) di Kalimantan Selatan dalam tahun 2007 sebanyak 19 buah, yang bergerak di sector sebagai berikut:
NO | SEKTOR | JUMLAH PROYEK | RENCANA INVESTASI | RENCANA TENAGA KERJA | |
TKI | TKA | ||||
1 | Industri Lainnya | 2 | 1.635.000 | 126 | 0 |
2 | Jasa Lainnya | 15 | 182.276.000 | 2.800 | 0 |
| JUMLAH | 17 | 183.412.000 | 2.926 | 0 | |
4. Jumlah Proyek PMA/PMDN di Kalimantan Selatan s/d Tahun 2007
Proyek PMA/PMDN di Kalimantan Selatan s/d Tahun 2007 berjumlah 378 buah yang terdiri dari 233 buah perusahaan PMDN dan 145 buah perusahaan PMA. Proyek tersebut terbagi dalam beberapa sector dan tersebar di seluruh daerah Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan, sebagai berikut:
a. Proyek PMA/PMDN di Kalimantan Selatan s/d tahun 2007 berdasarkan sektor:
NO | SEKTOR | PMDN | PMA | JUMLAH |
1 | Pertanian Tanaman Pangan | 4 | - | 4 |
2 | Perkebunan | 55 | 6 | 61 |
3 | Peternakan | 3 | 2 | 5 |
4 | Perikanan | 10 | 3 | 13 |
5 | Kehutanan | 15 | 4 | 19 |
6 | Pertambangan | 7 | 12 | 20 |
7 | Industri Makanan & Minuman | 9 | 5 | 14 |
8 | Industri Kayu | 38 | 13 | 51 |
9 | Industri Kertas & Percetakan | 2 | 2 | 4 |
10 | Industri Kimia | 33 | 11 | 44 |
11 | Industri Barang Logam | 3 | 5 | 8 |
12 | Industri Mineral non Logam | 5 | 1 | 6 |
13 | Perhotelan | 7 | - | 7 |
14 | Pengangkutan | 7 | - | 7 |
15 | Industri Lainnya | 3 | 3 | 6 |
16 | Jasa Lainnya | 32 | 78 | 110 |
| JUMLAH | 232 | 145 | 377 |
Proyek-proyek PMDN/PMA yang telah disetujui s/d tahun 2007 tersebut diatas terdapat beberapa sector yang menonjol, yaitu Sector Perkebunan, Sector Industri Kayu, Sektor Industri Kimia dan Jasa lainnya serta Sector Pertambangan.
b. Proyek PMDN/PMA di Kalimantan Selatan tersebar di seluruh Kabupaten/Kota s/d tahun 2007 berdasarkan Lokasi adalah sebagai berikut:
NO | SEKTOR | PMDN | PMA | JUMLAH |
1 | Kota Banjarmasin | 48 | 42 | 90 |
2 | Kota Banjarbaru | 25 | 15 | 40 |
3 | Kabupaten Banjar | 14 | 8 | 22 |
4 | Kabupaten Tapin | 5 | 1 | 6 |
5 | Kabupaten Hulu Sungai Selatan | 5 | - | 5 |
6 | Kabupaten Hulu Sungai Tengah | 2 | - | 2 |
7 | Kabupaten Hulu Sungai Utara | 1 | - | 1 |
8 | Kabupaten Balangan | 3 | 3 | 6 |
9 | Kabupaten Tabalong | 9 | 5 | 14 |
10 | Kabupaten Barito Kuala | 20 | 9 | 29 |
11 | Kabupaten Tanah Laut | 43 | 28 | 72 |
12 | Kabupaten Tanah Bumbu | 23 | 22 | 45 |
13 | Kabupaten Kotabaru | 34 | 12 | 46 |
| JUMLAH | 232 | 145 | 377 |
5. Proyek PMA/PMDN yang mengadakan perluasan dalam tahun 2007 sebagai berikut:
a. dalam tahun 2007 proyek PMDN di Kalimantan Selatan yang mengadakan perluasan sebanyak 3 (tiga) buah, jumlah rencana investasi sebesar Rp.118.594.603.410,- penyerapan Tenaga Kerja Indonesia sebanyak 525 orang dan penyerapan Tenaga Kerja Asing tidak ada.
b. Untuk proyek PMA yang mengadakan perluasan proyek sebanyak 3 (tiga) buah, jumlah rencana investasi yang disetujui untuk proyek ini sebesar US$. 9,400,000,- dan Rp. 45.835.000.000,- penyerapan Tenaga Kerja Indonesia sebanyak 120 orang dan Tenaga Kerja Asing tidak ada.
6. Proyek PMA/PMDN dalam tahap pembangunan s/d tahun 2007.
Dengan disederhanakannya system penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang semula setiap satu semester, maka sejak tahun 2004 BKPMD dan KAPET Provinsi Kalimantan Selatan telah menerapkan blanko Model L.1 untuk proyek yang masih dalam tahap pembangunan atau yang telah berproduksi komersial tetapi belum memiliki Izin Usaha Tetap (IUT).
a. Proyek PMDN yang masih dalam tahap pembangunan dalam tahun 2007 ini sebanyak 137 buah untuk proyek baru dan 5 buah untuk proyek perluasan.
b. Proyek PMA yang masih dalam tahap pembangunan dalam tahun 2007 ini sebanyak 98 buah untuk proyek baru dan 4 buah untuk proyek perluasan.
7. Proyek PMA/PMDN dalam tahap produksi s/d tahun 2007
a. Proyek PMDN dalam tahap produksi komersial sampai dengan tahun 2007 ini sebanyak 95 buah.
b. Proyek PMA dalam tahap produksi komersial sampai dengan tahun 2007 ini sebanyak 47 buah.
8. Proyek yang dikategorikan kurang lancar/macet sampai dengan tahun 2007
a. Sampai dengan tahun 2007 Proyek PMDN yang dikategorikan kurang lancar/macet di Kalimantan Selatan sebanyak 77 buah untuk proyek baru dan 1 buah untuk proyek perluasan.
b. Sedangkan untuk proyek PMA yang dikategorikan kurang lancar/macet sampai dengan tahun 2007 sebanyak 21 buah untuk proyek baru sedangkan untuk proyek perluasan 1 buah.
9. Proyek PMDN/PMA yang dicabut Surat Persetujuaanya selama tahun 2007 di Kalimantan Selatan.
Dalam kurun waktu tahun 2007 ini perusahaan PMDN yang dicabut/dibatalkan Surat Persetujuannya sebanyak 2 (dua) buah, yaitu PT. Sekar Bumi, bidang usah Industri Cold Stroge, lokasi di Kota Banjarmasin dan PT. Bentala Coal Mining, bidang usah tambang batubara, lokasi Kabupaten Balangan sedangkan untuk proyek PMA Surat Persetujuan yang dicabut/dibatalkan tidak ada.
10. Rencana Investasi Proyek PMA/PMDN di Kalimantan Selatan s/d tahun 2007
a. Sampai dengan tahun 2007 rencana investasi yang telah disetujui untuk proyek PMDN di Kalimantan Selatan baik Surat Persetujuan baru maupun perluasan dan perubaha berjumlah Rp. 48.449.648.570.000,- dari 232 buah proyek. Sedangkan jumlah investasi yang disetujui sampai dengan tahun 2006 berjumlah Rp. 30.882.826.350.000,- mengalami kenaikan sebesar Rp. 17.566.822.220.000,- atau sebesar 56,88 %.
Kenaikan rencana investasi tersebut disebabkan:
- Adanya Surat Persetujuan Baru sebanyak 6 buah proyek
- Adanya Surat Persetujuan Perluasan sebanyak 3 buah proyek
b.Proyek PMA sampai dengan tahun 2007 dengan rencana investasi yang telah disetujui berdasarkan nilai US Dollar sebesar US$. 5,000,542,280,- dan nilai rupiah sebesar Rp. 12.233.174.280.000,- dari 145 buah proyek. Bila dibandingkan dengan tahun 2006 yang berjumlah US$.4,742,830,630,- mengalami kenaikan sebesar US$. 257,711,650,- atau sebesar 5,43 % dan berdasarkan nilai Rupiah untuk tahun 2006 sebesar Rp. 12.104.635.150.000,- mengalami peningkatan sebesar Rp. 128.539.130.000,- atau mengalami peningkatan sebesar 1,06 %.
Peningkatan rencana investasi tersebut disebabkan:
- Adanya Surat Persetujuan baru sebanyak 19 buah proyek
- Adanya Surat Persetujuan Perluasan sebanyak 3 buah proyek
- Adanya Surat Persetujuan Perubahan Status dari PMDN menjadi PMA sebanyak 1 buah proyek
- Adanya perubahan rencana investasi dan lokasi proyek.
11. Investasi yang menonjol
a. Proyek PMDN yang menonjol dari segi rencana investasi sampai dengan tahun 2007 ini, seperti terlihat pada tabel dibawah ini:
b.
NO | SEKTOR | JUMLAH PROYEK | RENCANA INVESTASI (Rp) | % |
1 | Industri Kimia | 33 | 38.356.169.330.000 | 79,10 |
2 | Perkebunan | 55 | 6.076.185.890.000 | 12,53 |
3 | Jasa Lainnya | 32 | 1.482.185.890.000 | 3,06 |
4 | Industri Kayu | 38 | 1.214.103.850.000 | 2,50 |
c. Proyek PMA yang menonjol rencana investasinya sampai dengan tahun 2007 di Kalimantan Selatan adalah sebagai berikut:
NO | SEKTOR | JUMLAH PROYEK | RENCANA INVESTASI (USD/Rp) | % |
1 | Industri Kertas | 2 | USD 55,025,000 Rp. 11.000.000.000.000 | 1,10 89,92 |
2 | Industri Barang Logam | 5 | USD 2,808,800 | 56,17 |
3 | Perkebunan | 6 | USD 516,405,360 Rp. 155.000.000.000 | 10,33 1,27 |
4 | Jasa Lainnya | 78 | USD 544,580,520 Rp. 486.868.870.000 | 10,89 3,98 |
12. Penyerapan Tenaga Kerja sampai dengan Tahun 2007
Jumlah rencana tenaga kerja dan realisasi penyerapan tenaga kerja terhadap proyek PMA/PMDN di Kalimantan Selatan sampai dengan tahun 2007 adalah sebagai berikut:
STATUS PERUSAHAAN | RENCANA | REALISASI | ||
TKI | TKA | TKI | TKA | |
PMA | 88.958 | 1.125 | 12.484 | 183 |
PMDN | 231.308 | 986 | 73.199 | 91 |
JUMLAH | 320.266 | 2.111 | 85.683 | 274 |
Rencana penyerapan Tenaga Kerja Indonesia untuk proyek PMDN sampai dengan tahun 2007 sebanyak 231.308 orang sedangkan realisasinya hanya mencapai 73.199 orang (31,65 %), untuk tenaga kerja Asingnya penyerapan rencananya sebanyak 986 orang, realisasinya mencapai 91 orang (9,23 %). Untuk proyek PMA, rencana penyerapan tenaga kerja Indonesia sebanyak 88.958 orang, realisasinya mencapai 12.484 orang (14,03 %), sedangkan untuk rencana penyerapan tenaga kerja Asing berjumlah 1.125 orang dan realisasinya mencapai 183 orang (16,276 %).
Secara keseluruhan, penyerapan rencana tenaga kerja Indonesia proyek PMA/PMDN sebanyak 320.266 orang dan realisasinya sebanyak 85.683 orang (26,75 %), sedangkan untuk tenaga kerja Asing rencana penyerapannya mencapai 2.111 orang dan realisasinya mencapai 274 orang (12,98 %).
Namun apabila dibandingkan penggunaan tenaga kerja pada tahun 2006 untuk proyek PMDN, rencana penyerapan tenaga kerja Indonesia sebesar 218.829 orang, mengalami kenaikan sebanyak 12.479 orang (5,70 %) dan untuk realisasinya tenaga kerja Indonesia sebanyak 74.280 orang, mengalami penurunan sebanyak 1.081 orang (-1,46 %). Sedangkan untuk tenaga kerja Asing tahun 2006 penyerapan rencana tenaga kerjanya sebanyak 987 orang yang mengalami penurunan sebanyak 1 orang (-0,01 %) dan untuk realisasinya mencapai 101 orang yang mengalami penurunan sebanyak 10 orang (9,90 %).
Untuk proyek PMA, penyerapan rencana tenaga kerja Indonesia sampai dengan tahun 2006 sebanyak 85.919 orang, terjadi kenaikan sebanyak 3.039 orang (3,54 %) dan untuk realisasinya pada tahun yang sama sebanyak 12.118 orang, mengalami peningkatan sebanyak 366 orang (3,02 %), sedangkan penyerapan rencana tenaga kerja Asing pada tahun yang sama sebanyak 1.131 orang dan mengalami penurunan sebanyak 6 orang (-0,05 %) sedangkan realisasinya mencapai 191 orang atau mengalami penurunan sebanyak 8 orang (4,19 %).















