Provinsi Kalimantan Selatan

Millennial Road Safety Festival 2019 Kalsel Banjir Hadiah Doorprize

Artikel →

Banjarbaru, Acara puncak Millennial Road Safety Festival (MRSF) tahun 2019 yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) di Area Car Free Day Kantor Gubernur Kalsel, Jalan Trikora Banjarbaru Minggu (17/3/2019) menyedot banyak masyarakat yang hadir. ...

Lanjut Membaca →

210.000 Warga Kalsel Hadiri Puncak Millennial Road Safety Festival 2019

Artikel →

  Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor Banjarbaru, Sejumlah pengunjung memadati puncak acara Millennial Road Safety Festival (MRSF) 2019 di Area Car Free Day Kantor Gubernur Kalsel, Jalan Trikora Banjarbaru, Minggu (17/3/2019). Sekitar 210 ribu peserta hadir untuk mengikuti acara yang diawali dengan Senam Kolosal Millennial, dilanjutkan Color Fun Walk atau Jalan Sehat Millennial yang dimulai sejak pagi. ...

Lanjut Membaca →

Pentingnya Menekan Ketimpangan Desa dan Kota

Artikel →

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor (peci hitam) foto bersama dengan Kepala Desa se-Kalsel di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Kamis (14/3/2019). MC Kalsel/Ar ...

Lanjut Membaca →

Pengumuman Rekrutmen Petugas Haji Daerah Tahun 2019

Artikel →

    Pengumuman Rekrutmen Petugas Haji Daerah Tahun 2019 ...

Lanjut Membaca →

Masjid Terapung Bani Arsyadi Akan Berdiri Di Kalsel

Artikel →

Gubernur Provinsi Kalsel, Sahbirin Noor menyampaikan sambutan pada peresmian pemancangan tiang pertama dan penandatanganan prasasti masjid terapung Bani Arsyadi di Sungai Jingah Banjarmasin, Rabu (13/3/2019). MC Kalsel/tgh ...

Lanjut Membaca →

Welcome Dinner

Artikel →

Duta Besar  Luar Biasa dan Berkuasa Republik Indonesia utuk Republik Firlandia dan Estonia, Wiwiek Setyawati Firman menyampaikan sambutan pada acara Welcome Dinner dalam rangka menyambut  Duta Besar Republik Indonesia untuk Finlandia dan Estonia di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Selasa (12/3/2019). MC Kalsel/tgh ...

Lanjut Membaca →

ASN Harus Mampu Jadi Pemecah Masalah

Artikel →

Asisten Bidang Administrasi Umum, Hariansyah menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Kalsel pada pembukaan Rakoor Bidang Kesra di Ruang Rapat Aberani Sulaiman Banjarbaru, Selasa (3/12/2019). MC Kalsel/Rmd ...

Lanjut Membaca →

Timnas U-22 Juara

Artikel →

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie (empat kiri) bersama pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri (ketiga kiri) foto bersama usai menyerahkan bonus kepada 2 Pemain Timnas Indonesia U-22 asal klub Barito Putera Raffi Syarahil dan Muhammad Riyandi di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (7/3/2019). MC Kalsel/Ar ...

Lanjut Membaca →

Millennial Road Safety Festival 2019 Kalsel Banjir Hadiah Doorprize

210.000 Warga Kalsel Hadiri Puncak Millennial Road Safety Festival 2019

Pentingnya Menekan Ketimpangan Desa dan Kota

Pengumuman Rekrutmen Petugas Haji Daerah Tahun 2019

Masjid Terapung Bani Arsyadi Akan Berdiri Di Kalsel

Welcome Dinner

ASN Harus Mampu Jadi Pemecah Masalah

Timnas U-22 Juara

Layanan Publik
Sistem Informasi

Informasi Geografis

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.

Keanekaragaman Hayati

Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.

Sumber Daya Alam

Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.

Tenaga Kerja

Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).

Selayang Pandang

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.
Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.
Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.
Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).